Bahasa Madura Warnai Hari Jadi ke-757 Sumenep, Bupati Singgung Pemerataan Pembangunan

1 jam yang lalu 4

Upacara Hari Jadi Sumenep ke-757 dan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-81 di laman Masjid Jamik Sumenep

Bahasa Madura Warnai Hari Jadi ke-757 Sumenep, Bupati Singgung Pemerataan Pembangunan

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Bahasa Madura menggema dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, Sabtu (31/10/2026). Penggunaan bahasa wilayah dalam prosesi nan digelar di depan Masjid Jamik Sumenep itu menjadi penegasan bahwa kemajuan wilayah tidak boleh membikin masyarakat kehilangan akar budaya dan identitas lokalnya.

Upacara tersebut sekaligus dirangkai dengan peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Sumpah Pemuda ke-98. Sejumlah unsur pemerintahan, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua organisasi perangkat wilayah (OPD), serta masyarakat turut menghadiri aktivitas nan berjalan khidmat tersebut.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan peringatan hari jadi wilayah kudu dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momentum tersebut menjadi ruang refleksi untuk memandang capaian pembangunan sekaligus memperkuat komitmen berbareng dalam membawa Sumenep ke arah nan lebih baik.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, baik nan tinggal di wilayah daratan maupun kepulauan, nan selama ini turut mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

“Semoga Sumenep semakin berkembang, semakin maju, dan semakin sejahtera. Kita juga berambisi wilayah nan kita cintai ini senantiasa berada dalam suasana aman, damai, dan tenteram,” ujarnya.

Menurut Fauzi, tantangan pembangunan Sumenep tidak hanya berangkaian dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Pemerataan faedah pembangunan juga kudu menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat nan berada di wilayah pedesaan dan kepulauan.

Karena itu, semangat kebersamaan perlu terus diperkuat agar masyarakat di seluruh wilayah Sumenep memperoleh kesempatan dan faedah pembangunan secara adil.

Dalam kesempatan tersebut, Fauzi juga mengaitkan peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-81 dengan tema Jawa Timur Unggul, Maju, Berkelanjutan. Ia berambisi semangat tersebut menjadi dorongan bagi seluruh wilayah untuk meningkatkan kualitas pembangunan nan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi pengingat bahwa persatuan merupakan modal krusial dalam menghadapi beragam tantangan. Fauzi membujuk generasi muda dan seluruh komponen masyarakat menjaga kebudayaan lokal sebagai bagian dari kekuatan bangsa.

“Melalui momentum ini, saya membujuk seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, melestarikan budaya luhur, dan bersama-sama membangun Sumenep agar semakin maju dan berkembang,” tegasnya.

Di sisi lain, Bupati memaparkan sejumlah capaian Pemkab Sumenep selama menjalankan program pembangunan berasas visi dan misi wilayah nan tertuang dalam RPJMD 2025–2029.

Hingga saat ini, pemerintah wilayah telah mengantongi 16 penghargaan di tingkat regional maupun nasional. Salah satu di antaranya adalah apresiasi dari Menteri Pariwisata RI setelah salah satu event unggulan Sumenep masuk dalam 125 agenda terpilih Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Capaian lainnya adalah Wilwatikta Awards 2026 nan diraih dalam enam kategori, ialah kedaulatan pangan, pembangunan manusia dan kesejahteraan sosial, pengembangan pariwisata, pengentasan kemiskinan, lompatan pertumbuhan ekonomi, serta kesetaraan gender.

Dalam aspek akuntabilitas keuangan, Kabupaten Sumenep juga sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI selama sembilan tahun berturut-turut.

Meski demikian, Fauzi menegaskan bahwa sederet penghargaan tersebut bukan semata-mata keberhasilan pemerintah daerah. Menurutnya, capaian itu merupakan hasil kerjasama antara pemerintah, DPRD, Forkopimda, dan masyarakat.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada TNI, Polri, lembaga vertikal, kalangan akademisi, pelaku usaha, insan pers, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, serta seluruh masyarakat nan telah mendukung pembangunan daerah.

Bupati berambisi semangat kerjasama tersebut tidak berakhir pada momentum peringatan hari jadi, tetapi terus diwujudkan dalam kerja nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dirgahayu Kabupaten Sumenep ke-757. Mari terus menjaga semangat kebersamaan dan memperkuat komitmen Bismillah Melayani demi Sumenep nan semakin maju, sejahtera, dan bermartabat,” pungkasnya.

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0