Perluas Jejaring Global, Universitas Annuqayah Lepas Peserta KKN Internasional ke Makkah dan Jeddah

1 jam yang lalu 1

KABAR MADURA | Universitas Annuqayah kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas pengalaman akademik mahasiswa melalui penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional 2026. Sebanyak 22 mahasiswa secara resmi dilepas untuk mengikuti KKN Internasional di Makkah dan Jeddah, Arab Saudi, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan pelepasan berjalan mulai pukul 08.00 WIB di depan Gedung Rektorat Universitas Annuqayah. Kegiatan tersebut menjadi momentum krusial bagi para peserta sebelum menjalankan pengabdian dan pembelajaran langsung di lingkungan internasional.

Peserta KKN Internasional tahun ini terdiri atas 5 mahasiswa putra dan 17 mahasiswa putri. Untuk penempatan di Arab Saudi, Jeddah menjadi letak rintisan, sedangkan Makkah merupakan letak lanjutan dari program KKN Internasional Universitas Annuqayah.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Annuqayah, Dr. KH. Moh. Husnan Nafi’, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program tersebut. Ia juga menyebut bahwa penyelenggaraan KKN Internasional Universitas Annuqayah mendapatkan apresiasi dari pihak Kedutaan Besar Arab Saudi dan SIM.

“Alhamdulillah, kita mendapatkan apresiasi dari Kedutaan Arab Saudi dan SIM. Kali ini KKN bakal ditempatkan di Arab Saudi dan Malaysia,” ungkapnya.

Madura FM

Selain Arab Saudi, Universitas Annuqayah juga tengah mempersiapkan program KKN Internasional di Malaysia. Pihak Kedutaan Besar di Malaysia telah memberikan kesempatan penyelenggaraan program pada November mendatang, dengan jumlah mahasiswa nan telah menyatakan kesiapan mencapai 24 orang.

Menurut Rektor, pengembangan KKN internasional tersebut merupakan bagian dari upaya Universitas Annuqayah memperluas jejaring dan pengalaman mahasiswa. Selain Arab Saudi dan Malaysia, program KKN juga dikembangkan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Purwokerto nan diikuti 12 mahasiswa, serta KKN di Jawa Timur nan dilaksanakan melalui kerja sama dengan UIN Madura dan UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA). Universitas Annuqayah juga terus mengembangkan KKN berbasis pesantren.

Dari Sumenep Langsung ke Jakarta

Dalam perjalanan menuju Arab Saudi, para peserta KKN Internasional tahun ini bakal menempuh perjalanan tanpa transit dari Sumenep menuju Jakarta, sebelum melanjutkan perjalanan internasional.

Rektor juga menyampaikan bahwa Universitas Annuqayah sedang mengkaji kemungkinan penyelenggaraan KKN Internasional di Mesir. Gagasan tersebut muncul berasas sejumlah masukan dan menjadi bagian dari rencana pengembangan program internasional Universitas Annuqayah ke depan.

Lebih jauh, Dr. KH. Moh. Husnan Nafi’ menegaskan bahwa KKN Internasional bukan sekadar program akademik, tetapi juga bagian dari proses internalisasi warisan para muassis Annuqayah.

Ia mengingatkan bahwa sejak masa awal berdirinya, tradisi keilmuan Annuqayah telah mempunyai keterhubungan dengan bumi keilmuan internasional. Bahkan, pada 1887, telah terdapat tradisi rihlah ilmiah menuju Makkah.

“Semoga langkah ini beriringan dengan ridha Allah SWT. Semoga berangkat bungkol mole bungkol,” harapnya, menggunakan ungkapan Madura nan berarti berangkat dengan selamat dan kembali dengan selamat.

Pesan Masyaikh: Jaga Nama Baik dan Bangun Kepercayaan

Sementara itu, KH. Moh. Syafi’e Anshari, salah satu Masyaikh Annuqayah, memberikan pesan kepada seluruh peserta agar menjaga kekompakan dan membangun kerja sama nan baik selama berada di letak KKN.

Menurutnya, peserta kudu bisa menjaga kepercayaan masyarakat dan lembaga mitra terhadap Universitas Annuqayah.

“Harus ada kerja sama nan baik agar terjalin kompak. Usahakan pihak-pihak lain betul-betul lebih percaya pada KKN lantaran gimana pun kita sangat perlu dan sangat memerlukan diterima lembaga pendidikan maupun kemasyarakatan,” pesannya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak sekadar menjalankan tugas KKN, tetapi menjadikan beragam pengalaman nan ditemukan di lapangan sebagai pelajaran untuk masa nan bakal datang.

“Usahakan apa nan kalian dapatkan di lapangan sebagai pelajaran di masa nan bakal datang,” lanjutnya.

KH. Moh. Syafi’e Anshari berambisi seluruh peserta diberikan kesehatan, keselamatan, kemudahan, serta bisa menjalankan pengabdian dengan penuh keikhlasan.

“Semoga sukses, selamat, sehat wal afiat dan bisa berkumpul dengan family lagi. Semoga nan kita lakukan ini lebih banyak mengandung ibadah. Ini menjadi injakan untuk terus mengembangkan pengetahuan pengetahuan,” tuturnya.

DPL dan Pendamping KKN Internasional

Dalam penyelenggaraan KKN Internasional 2026 di Arab Saudi, sejumlah pengajar dipercaya untuk mendampingi mahasiswa. Dr. Rasidi Bahri bekerja sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk Makkah, sedangkan Muktirrahman mendampingi wilayah Jeddah. Sementara Abd. Aziz turut bekerja dalam kepanitiaan program.

Pelepasan 22 mahasiswa ini sekaligus menjadi langkah baru Universitas Annuqayah dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan dan pengabdian masyarakat. Para mahasiswa tidak hanya diharapkan bisa menerapkan pengetahuan nan diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga belajar memahami dinamika sosial, budaya, pendidikan, dan kehidupan masyarakat di lingkungan internasional.

Dengan semangat pengabdian, tradisi keilmuan, dan angan para masyaikh, KKN Internasional 2026 Universitas Annuqayah diharapkan menjadi pengalaman berbobot bagi mahasiswa sekaligus membawa nama baik almamater di kancah internasional.

Berangkat untuk mengabdi, belajar untuk kembali berbagi. Semoga bungkol mole bungkol, berangkat dengan selamat dan kembali dengan selamat, serta membawa keberkahan dan pengetahuan nan bermanfaat. (ara/ong)

Selengkapnya