Perkuat Peran Kader Posyandu, SKK Migas–KEI dan Puskesmas Pagerungan Besar Kolaborasi Tangani Stunting
LIMADETIK.COM, SUMENEP — Upaya mempercepat pencegahan dan penanganan stunting di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep terus diperkuat. Salah satunya melalui peningkatan kapabilitas kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) nan menjadi garda terdepan dalam memantau kesehatan dan tumbuh kembang balita di tingkat desa.
Langkah tersebut dilakukan melalui training kader Posyandu nan digelar SKK Migas–Kangean Energy Indonesia (KEI) bekerja-sama dengan Puskesmas Pagerungan Besar, Kabupaten Sumenep, pada 22–23 September 2026.
Kegiatan ini diikuti kader Posyandu dari empat desa, ialah Desa Pagerungan Besar, Pagerungan Kecil, Tanjung Kiaok, dan Sakala.
Pelatihan tersebut diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian kader dalam mendukung pencegahan serta penanganan stunting. Materinya mencakup pemantauan tumbuh kembang balita, edukasi kepada keluarga, hingga penguatan peran masyarakat dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.
Kepala Puskesmas Pagerungan Besar, H. Moh. Salim, mengatakan kader Posyandu mempunyai posisi strategis dalam pelayanan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah kepulauan.
Menurutnya, kader menjadi salah satu penghubung utama antara family dengan tenaga kesehatan lantaran berada langsung di tengah masyarakat.
“Di wilayah Kepulauan Sapeken, khususnya Pagerungan Besar dan sekitarnya, kader Posyandu mempunyai peran krusial sebagai penghubung antara family dan tenaga kesehatan,” ujarnya.
Ia berambisi keberadaan kader nan mempunyai kapabilitas memadai dapat membantu memastikan pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang balita dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.
“Kehadiran mereka di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu memastikan pemantauan kesehatan balita melangkah secara berkelanjutan,” imbuhnya.
H. Salim juga menyampaikan apresiasi kepada SKK Migas–KEI nan dinilai memberikan perhatian terhadap peningkatan jasa kesehatan masyarakat di wilayah kepulauan.
“Dengan perhatian SKK Migas–KEI ini, semoga kapabilitas para kader semakin meningkat. Kami berambisi aktivitas seperti ini dapat terus dilanjutkan,” katanya.
Tak Hanya Pelatihan, Ada Pendampingan Anak Stunting
Upaya SKK Migas–KEI dalam mendukung penanganan stunting tidak berakhir pada peningkatan kapabilitas kader. Pendampingan juga dilakukan secara langsung kepada anak nan mengalami stunting melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT).
Program tersebut dikemas melalui Program Cendana (Cegah Stunting dengan Edukasi Gizi dan Pangan Lokal) Tahun 2026.
Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong keterlibatan masyarakat dalam pencegahan stunting, sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pemenuhan kebutuhan gizi dengan memanfaatkan potensi pangan lokal.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, mengapresiasi penyelenggaraan training kader dan program penanganan stunting nan dilakukan SKK Migas–KEI.
Ia menyebut support tersebut telah berjalan selama beberapa tahun dan menjadi bagian dari kerjasama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Sumenep.
Menurutnya, penguatan kapabilitas kader merupakan langkah krusial dalam mendukung penanganan stunting, terutama di wilayah kepulauan nan menghadapi tantangan geografis dan akses pelayanan kesehatan.
“Pelatihan kader Posyandu ini merupakan corak semangat kerjasama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Kader mempunyai peran krusial dalam mendampingi keluarga, memantau tumbuh kembang balita, serta menyampaikan edukasi kesehatan,” ujarnya.
Ellya berambisi peningkatan kapabilitas tersebut dapat memperkuat keahlian kader dalam menjalankan tugas di masing-masing desa, sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, bumi usaha, dan masyarakat.
“Harapannya, kerjasama ini terus bersambung dan memberikan faedah nyata bagi masyarakat. Dengan semangat bersama, kita optimistis upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Penulis : Wahyu
Editor : Wandi
Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·