PAMEKASAN, koranmadura.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, penjual bendera Merah Putih mulai bermunculan di sejumlah titik di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
Kehadiran para pedagang tersebut turut menambah semarak suasana menjelang 17 Agustus sekaligus menjadi penanda meningkatnya antusiasme masyarakat dalam menyambut Hari Kemerdekaan.
Lapak-lapak penjual bendera tampak berjejer di sepanjang jalan, area pasar, hingga depan sekolah. Beragam jenis bendera ditawarkan, mulai dari ukuran mini untuk kendaraan, umbul-umbul, hingga bendera berukuran besar nan dipasang di rumah maupun perkantoran.
Salah seorang pedagang bendera di Jalan Jokotole, Akhmad Syafi’i, mengaku penjualan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya, pembeli berasal dari beragam kalangan, mulai dari pelajar, aparatur sipil negara (ASN), hingga golongan PKK.
“Tahun ini lebih ramai. Banyak nan beli untuk dipasang di kampung,” ujarnya, Selasa, 28 Juli 2026.
Meningkatnya penjualan bendera juga membawa akibat positif terhadap perekonomian masyarakat. Momen peringatan HUT RI dimanfaatkan sebagian penduduk sebagai kesempatan upaya musiman nan bisa menambah penghasilan.
Selain itu, bahan baku nan digunakan sebagian besar berasal dari pengrajin lokal sehingga turut menggerakkan roda perekonomian di Kabupaten Pamekasan.
Sementara itu, pihak Dinas Perdagangan Pamekasan melalui Nahrul mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut Hari Kemerdekaan. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memeriahkan HUT RI sekaligus memberikan faedah bagi pelaku upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Ini menunjukkan semangat masyarakat sekaligus membantu UMKM,” katanya. (SUDUR/DIK)

1 jam yang lalu
5








English (US) ·
Indonesian (ID) ·