Pemkab Pamekasan Target Pembebasan Lahan Sekolah Rakyat Rampung Oktober

1 hari yang lalu 6

PAMEKASAN, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menargetkan seluruh proses pembebasan lahan dan kelengkapan manajemen pembangunan Sekolah Rakyat (SR) rampung paling lambat Oktober 2026.

Hingga saat ini, progres pembebasan lahan untuk proyek Sekolah Rakyat di Kabupaten Pamekasan telah menembus nomor 75 persen. Fasilitas pendidikan tersebut rencananya bakal dibangun di Dusun Angsanah, Desa Campor, Kecamatan Proppo, Pamekasan.

Kepala Dinas Sosial Pamekasan, Herman Hidayat melalui Anggota Tim Pembangunan Sekolah Rakyat Pamekasan, Lukman Hakim menyampaikan bahwa pihaknya tengah konsentrasi melengkapi sejumlah arsip serta persyaratan administratif nan diminta oleh pemerintah pusat.

“Pembebasan lahan tinggal 25 persen,” jelasnya, Jumat, 14 Agustus 2026 hari ini.

Lukman membeberkan, hasil kajian survei teknis dari tim Kementerian Pekerjaan Umum memberikan satu catatan penting, ialah kesiapan akses jalan menuju letak proyek dengan lebar minimal enam meter. Menanggapi perihal tersebut, Pemkab Pamekasan menyatakan kesiapannya untuk memenuhi kriteria prasarana pendukung tersebut.

“Pemkab siap menyelesaikannya,” terangnya.

Skema pembiayaan pembebasan lahan sepenuhnya berasal dari APBD Pamekasan. Sementara itu, untuk bentuk bangunan gedung bakal ditanggung oleh pemerintah pusat melalui APBN dengan perkiraan nilai investasi bentuk mencapai Rp200 miliar.

Program Sekolah Rakyat sendiri dirancang sebagai pendapat strategis pemerintah untuk memperluas pemerataan akses pendidikan berkualitas, khususnya bagi anak-anak dari family kurang bisa melalui support akomodasi modern dan support pendanaan negara secara menyeluruh. (Sudur/Fine)

Selengkapnya