Panen Tembakau Melimpah, Material Bangunan di Pamekasan Langka hingga Proyek Rumah Warga Terhenti

1 jam yang lalu 2
KM/DEWI FITRIA | PANEN BERUJUNG KELANGKAAN: Tingginya aktivitas pembangunan seusai panen tembakau 2026 menyebabkan stok semen, besi, dan material gedung lainnya di Pamekasan menipis.

KABAR MADURA | Sejumlah penduduk di Pamekasan mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan gedung seperti semen, besi, hingga batu dalam beberapa waktu terakhir. 

Kelangkaan tersebut dikeluhkan oleh salah satu penduduk Pademawu, Totok. Menurutnya kelangkaan tersebut dipicu oleh tingginya aktivitas pembangunan masyarakat menyusul hasil panen tembakau nan dinilai sangat baik di tahun 2026 ini.

“Saya terpaksa berakhir sejenak untuk proyek rumah saya, lantaran saya sangat susah mendapatkan bahan gedung apalagi semen di beberapa hari terakhir ini, niatnya bakal mulai aktivitas proyek insyaallah jika sudah normal” keluhnya, Kamis (29/10/2026).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Muharram, membenarkan keluhan tersebut. Sejumlah toko gedung hingga toko berskala besar melaporkan bahwa stok peralatan menipis dan pengiriman dari pemasok mengalami keterlambatan. 

Katanya, tingginya permintaan nan datang secara berbarengan membikin kesiapan di tempat maupun pasokan bahan gedung di pasaran menjadi lebih sigap habis.

“Karena panen tembakau sukses, tentunya masyarakat itu berlomba-lomba untuk membangun. Nah, itu nan mengakibatkan kelangkaan daripada bahan bangunan, semen, besi, dan pasir dan segala macamnya itu,” ungkapnya saat dikonfirmasi.

Muharram juga menjelaskan bahwa hambatan tersebut turut dipengaruhi oleh aspek pengedaran pengiriman nan terkadang terlambat, nan semestinya dikirim setiap hari bisa menjadi tiga hingga empat hari baru tiba. 

Selain itu, halangan operasional seperti antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Pamekasan bagi armada pengangkut juga menjadi salah satu pemicu persoalan tersebut.

Menanggapi keluhan tersebut, personil Komisi II Legislatif DPRD Pamekasan, Tabri, menyatakan bahwa pihaknya bakal segera mengambil langkah sigap dengan meninjau langsung ke lapangan.

“Kalau kami di Komisi II berbareng Disperindag dalam waktu dekat bakal segera inspeksi terhadap kekurangan semen dan bahan gedung ini,” ungkap politisi Partai Demokrat itu.

Tabri juga berambisi para pemasok dapat segera mengonsolidasikan pasokan agar kebutuhan material gedung di Pamekasan kembali normal dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk meningkatkan nilai sepihak. (fit/waw)

Iklan Madura United

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0