Sejumlah pembimbing dan siswi SDN Gladak Anyar 3 Pamekasan mengikuti sesi wawancara program Sahabat Sekolah Dasar (ISTIMEWA).
PAMEKASAN || KLIKMADURA – SDN Gladak Anyar 3 Pamekasan kembali menorehkan prestasi di bagian pendidikan. Sekolah tersebut sukses lolos dalam program Sahabat Sekolah Dasar nan digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI hingga tahap kedua.
Program Sahabat Sekolah Dasar merupakan program nan bermaksud menumbuhkan karakter positif sekaligus membangun budaya sekolah nan aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik. Program tersebut diikuti lebih dari 3.700 peserta jenjang sekolah dasar dari beragam wilayah di Indonesia.
Dari ribuan peserta tersebut, sebanyak 300 sekolah dinyatakan lolos pada tahap pertama. SDN Gladak Anyar 3 Pamekasan kemudian kembali lolos pada tahap kedua berbareng 80 sekolah lainnya.
Kepala SDN Gladak Anyar 3 Pamekasan, Novia Petronela Kuway, mengatakan pihaknya saat ini tengah mengikuti pembekalan bagi 80 peserta nan dinobatkan sebagai Sahabat Sekolah Dasar di Daerah Istimewa Yogyakarta (DI Yogyakarta).
“Dan sekarang ini kami sedang perjalanan untuk pembekalan ke DI Yogyakarta bagi 80 peserta nan dinobatkan sebagai Sahabat Sekolah Dasar,” ungkapnya.
Menurut Novia, program tersebut tidak sekadar berorientasi pada prestasi sekolah, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan pendidikan nan bisa membentuk karakter positif peserta didik. Program itu mengintegrasikan dua aktivitas utama, ialah Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Gerakan Rukun Sama Teman.
Program Sahabat Sekolah Dasar juga dinilai sejalan dengan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN). Regulasi tersebut mendorong terciptanya lingkungan belajar nan aman, inklusif, nondiskriminatif, serta mendukung perkembangan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual peserta didik.
Dalam pelaksanaannya, seluruh unsur sekolah dilibatkan. Mulai kepala sekolah, satu orang guru, hingga empat siswa dari kelas 3 dan 4 ikut terlibat dalam program tersebut.
Novia mengatakan, beragam aspek nan menjadi penilaian dalam program sebenarnya telah menjadi bagian dari aktivitas sekolah sehari-hari. Karena itu, pihaknya hanya perlu melakukan sejumlah penyesuaian agar program nan telah melangkah dapat terdokumentasi dan tersusun secara lebih terstruktur.
“Semua unsur-unsur penilaian itu sudah memang rutin kami lakukan. Sehingga ketika mengikuti program tersebut SDN Gladak Anyar 3 Pamekasan hanya memoles sedikit saja agar lebih terstruktur,” terangnya.
Ia juga menilai support Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan mempunyai peran krusial dalam keberhasilan sekolah mengikuti program tersebut. Disdikbud Pamekasan apalagi meminta pengawas sekolah untuk memberikan pendampingan secara intensif agar penyelenggaraan program melangkah optimal.
Novia berambisi keberhasilan SDN Gladak Anyar 3 Pamekasan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Kabupaten Pamekasan. Ia juga berambisi sekolah nan dipimpinnya bisa melangkah lebih jauh hingga mendapatkan pengakuan di tingkat pusat.
“Semoga dengan adanya program ini, sekolah nan lain juga bisa terinspirasi dan kami lebih semangat juga. Dan semoga SDN Gladak Anyar 3 Pamekasan bisa tembus ke pusat,” tandasnya. (enk/nda)

3 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·