MADURA HARI INI | PAMEKASAN — Sebuah video yang memperlihatkan tulisan bahwa Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menampar seorang ajudan menjadi perhatian warganet setelah diunggah oleh akun TikTok Matrawi.
Unggahan itu kemudian memicu beragam reaksi dari warganet dan ramai diperbincangkan di media sosial, bahkan banyak berkomentar agar tindakan itu dilaporkan ke pihak kepolisian.
“Ka Ator (silakan) Bapak Bupati. Ambuih Nampeleng (hentikan tampar) ajudan. Genikah ni’bini’ (itu perempuan). Dele dukale ekebei leng tampelengan (sampai dua kali ditampar). Anikah (itu) pegawai negara Benni budu’un empean (bukan anaknya),” tulis matrawi, Senin (17/8/2026).
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski demikian, konteks lengkap kejadian tersebut belum dapat dipastikan secara pasti. Belum ditemukan pula keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan maupun Bupati Kholilurrahman mengenai dugaan adanya kekerasan tersebut.
Nama Matrawi sebelumnya memang dikenal aktif membuat konten yang mengkritisi berbagai persoalan di Pamekasan, terutama kritik pedas terhadap Bupati Kholilurrahman.
Upaya konfirmasi sudah dilakukan kepada Bupati Pamekasan, namun orang nomor satu di kota gerbang salam tersebut belum merespons hingga berita ini terbit.

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·