YOGYAKARTA| MADURA HARI INI – Video yang sempat viral di media sosial dengan narasi “Viral! Diduga Aksi Premanisme di Toko Madura Santoso Yogyakarta” akhirnya diklarifikasi.
Pihak pengirim video maupun Paguyuban Toko Kelontong Keluarga Madura Yogyakarta menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Dalam pernyataan klarifikasinya, pihak pengirim video mengakui bahwa narasi dalam video tersebut telah menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka menyampaikan bahwa Toko Madura Santoso Yogyakarta hingga saat ini tetap beroperasi seperti biasa dan tetap melayani pelanggan tanpa adanya penghentian maupun pengurangan layanan.
“Informasi dan narasi yang beredar dalam video tersebut tidak benar dan telah menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” demikian isi klarifikasi yang disampaikan.
Pengirim video kepada awak media juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak Toko Madura Santoso Yogyakarta, keluarga besar Paguyuban Toko Kelontong Keluarga Madura Yogyakarta, serta masyarakat atas dampak yang ditimbulkan akibat penyebaran video tersebut.
Sementara itu, Paguyuban Toko Kelontong Keluarga Madura Yogyakarta turut mengeluarkan pernyataan resmi. Mereka menyebut telah melakukan komunikasi dan klarifikasi dengan pihak-pihak terkait sehingga diperoleh fakta bahwa informasi yang berkembang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Paguyuban memastikan aktivitas usaha Toko Madura yang menjadi objek pemberitaan tetap berjalan mean dan pelayanan kepada masyarakat berlangsung sebagaimana mestinya.
Selain itu, paguyuban mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi, khususnya yang beredar di media sosial. Masyarakat diminta tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta mengedepankan klarifikasi sebelum menarik kesimpulan.
“Kami juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga situasi yang aman, kondusif, serta saling menghormati demi terciptanya hubungan yang harmonis antara pelaku usaha dan masyarakat,” demikian bunyi pernyataan resmi Paguyuban Toko Kelontong Keluarga Madura Yogyakarta.
Dengan adanya klarifikasi dari kedua belah pihak tersebut, diharapkan masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak lagi terpengaruh oleh narasi yang tidak sesuai dengan fakta. Situasi di Toko Madura Santoso Yogyakarta dipastikan tetap kondusif dan aktivitas perdagangan berjalan mean seperti biasa.

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·