Harga Bitcoin Hari Ini 29 Oktober 2026 Anjlok Tembus $108.000, Ini Pemicunya

1 jam yang lalu 1
Harga Bitcoin Hari Ini 29 Oktober 2026 Anjlok Tembus $108.000, Ini Pemicunya

PORTALMADURA.COM – Pergerakan nilai Bitcoin (BTC) dan pasar mata uang digital utama tertekan di area merah pada perdagangan Kamis (29/10/2026). Mengutip info CoinMarketCap, nilai Bitcoin merosot 2,85 persen dalam 24 jam terakhir dan mendarat di posisi USD 108.200 per keping (setara Rp 1,96 miliar) pada pukul 16.00 WIB.

Koreksi tajam ini terjadi setelah Bitcoin sempat mencatatkan rekor tertinggi mingguan di kisaran USD 111.500 pada pertengahan pekan. Tren pelemahan di pasar mata uang digital berkapak pada penurunan total kapitalisasi aset digital dunia nan susut hingga 3,12 persen menjadi USD 3,74 triliun.

Pelemahan aset mata uang digital terpengaruh langsung oleh penyesuaian pasar finansial dunia setelah bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), mengisyaratkan pendekatan hati-hati mengenai penurunan suku kembang lanjutan. Sentimen tersebut mendorong penguatan imbal hasil obligasi AS dan memicu tindakan pelepasan aset berisiko oleh para investor.

Altcoin Turun Berjamaah, Ethereum dan Solana Terkoreksi

Aksi jual massal tidak hanya menimpa Bitcoin, melainkan turut menyeret performa aset mata uang digital utama (altcoin) lainnya. Ethereum (ETH) mencatatkan penurunan sebesar 3,42 persen dan berada di level USD 3.850 per keping. Sementara itu, Solana (SOL) tergerus 4,15 persen ke posisi USD 192, dan Binance Coin (BNB) melemah 2,10 persen di nomor USD 645.

Sejumlah analis pasar mata uang digital mengawasi adanya penarikan biaya (outflow) secara signifikan dari produk biaya investasi terukur (ETF) Bitcoin spot di bursa AS sepanjang dua hari terakhir. Kondisi ini memperkuat tekanan jual jangka pendek di pasar spot.

Prospek dan Imbauan untuk Investor

Kendati mengalami koreksi nan cukup dalam, para pengamat pasar menilai bahwa dinamika nan terjadi saat ini merupakan bagian dari konsolidasi wajar setelah rally nilai nan cukup pesat dalam beberapa bulan terakhir.

Para penanammodal dan pelaku pasar mengimbau masyarakat untuk tetap bersikap rasional, menghindari reaksi panik (panic selling), serta selalu menerapkan manajemen akibat disiplin mengingat volatilitas tinggi nan menjadi karakter unik pasar aset kripto.

Navigasi pos

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0