Kepala Disdikbud Pamekasan, Akhmad Basri Yulianto (tengah) foto berbareng Tim Klik Madura dan ratusan pembimbing usai mengikuti aktivitas Digischool di Korwilcambidikbud Proppo beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)
PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan tidak mau prestasi Sekolah Model berakhir pada satu sekolah. Tahun ini, sebanyak 50 sekolah dasar disiapkan sebagai sekolah rintisan untuk mencetak lebih banyak sekolah unggulan nan bisa bersaing di tingkat nasional.
Langkah tersebut diambil setelah SDN Barurambat Kota 1 ditetapkan sebagai Sekolah Model oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sekolah tersebut menjadi satu-satunya Sekolah Model di Pulau Madura.
Bahkan, di Jawa Timur hanya ada tiga sekolah nan memperoleh predikat serupa. Selain itu, SDN Gladak Anyar 3 juga sukses masuk Program Bantuan Peningkatan Mutu Pendidikan.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Disdikbud Pamekasan saat membuka Pelatihan Pengembangan Platform Media Sosial Sekolah di Korwilcam Tlanakan, Kamis (30/7/2026). Kegiatan itu merupakan kerjasama Disdikbud Kabupaten Pamekasan berbareng Klik Madura dan diikuti kepala bidang, kepala seksi, serta jejeran Disdikbud.
Kepala Disdikbud Pamekasan, Akhmad Basri Yulianto mengatakan, keberhasilan nan diraih SDN Barurambat Kota 1 menjadi bukti bahwa sekolah-sekolah di Pamekasan mempunyai kualitas nan bisa bersaing dengan wilayah lain. Karena itu, pemerintah wilayah menyiapkan 50 SD rintisan agar prestasi tersebut dapat ditularkan ke lebih banyak sekolah.
“Tahun ini kami sudah menyiapkan 50 sekolah dasar rintisan untuk menjadi Sekolah Model seperti SDN Barurambat Kota 1,” ujarnya.
Menurut dia, sekolah-sekolah tersebut bakal dibina secara berjenjang untuk memenuhi beragam parameter nan ditetapkan Kemendikdasmen. Pembinaan itu menjadi bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan dasar sekaligus memperbanyak lahirnya sekolah unggulan di Kabupaten Pamekasan.
Ia menegaskan, kesempatan menjadi Sekolah Model terbuka bagi seluruh sekolah dasar di Pamekasan. Kuncinya adalah terus meningkatkan kualitas pembelajaran, tata kelola sekolah, dan memenuhi standar penilaian nan telah ditetapkan pemerintah pusat.
“Kalau Barurambat Kota 1 bisa, kenapa sekolah nan lain tidak bisa? Itu nan mau kami bangun. Prestasi ini kudu menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus berkembang dan berprestasi,” katanya.
Di akhir sambutannya, Kepala Disdikbud menyampaikan apresiasi kepada seluruh jejeran Disdikbud, pengawas sekolah, korwilcam, kepala sekolah, guru, hingga tenaga kependidikan nan selama ini bekerja-sama meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Pamekasan.
“Prestasi nan diraih hari ini bukan hasil kerja satu orang, melainkan hasil kerjasama seluruh family besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan berbareng para kepala sekolah, guru, dan seluruh insan pendidikan,” pungkasnya. (bil/nda)

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·