Dari 281 KDKMP di Bangkalan, hanya 16 yang Masuk Tahap Verval

1 jam yang lalu 2

KABAR MADURA | Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Bangkalan tetap berlangsung. Dari total 281 KDKMP nan telah dicanangkan, baru 16 gedung nan dinyatakan selesai 100 persen dan masuk tahap verifikasi dan pengesahan (verval).

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop Umdag) Bangkalan, Moh Rasuli, mengatakan, sebagian besar pembangunan KDKMP tetap belum rampung sehingga belum dapat memasuki tahapan selanjutnya.

“Yang selesai 100 persen saat ini 16 gedung dan sudah masuk tahapan verval,” ujarnya, Rabu (23/9/2026).

Dia menjelaskan, dari 16 gedung tersebut, 9 gedung KDKMP telah lebih dulu masuk tahap verval. Sementara tujuh gedung lainnya bakal menyusul menjalani proses serupa.

Setelah proses verval selesai, kata Rasuli, pembangunan KDKMP tetap kudu melalui tahapan review oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Setelah verval bakal dilakukan review oleh BPKP, selanjutnya diserahkan ke pemerintah desa, baru operasional,” jelasnya.

Terkait sasaran seluruh KDKMP dapat mulai beroperasi, Rasuli belum dapat memastikan waktunya. Sebab, tetap ada sejumlah tahapan nan kudu diselesaikan.

Saat disinggung mengenai hambatan nan menyebabkan baru 16 gedung masuk tahap verval, Rasuli mengaku belum mengetahui secara pasti. Menurutnya, info pembangunan nan diterima pihaknya dari PT Agrinas sejauh ini baru mencakup 16 gedung nan telah selesai.

“Kendalanya kurang tahu,” tegasnya.

Sementara itu, dari sisi kesiapan pengelola, Pemkab Bangkalan mulai melakukan sejumlah persiapan. Salah satunya melalui keberadaan manajer KDKMP serta training bagi para pengurus koperasi.

“Untuk kesiapan beroperasi, kami hanya menunggu. Sudah ada manajer KDKMP dan kami juga mengakomodir untuk training bagi pengurus koperasi,” tambahnya.

Namun, training ity belum mencakup seluruh pengurus KDKMP. Hingga saat ini, baru sekitar 40 pengurus nan telah mengikuti pelatihan.

“Meski belum terkaver semua, hanya 40 kemarin,” pungkasnya. (fik/zul)

Selengkapnya