KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali mendapat apresiasi dari wilayah lain. Kali ini, pujian datang dari Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, nan mengaku terkesan dengan komitmen Pemkab Sumenep dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan serta bahasa daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumenep berbareng jejeran Pemkab Brebes, Jawa Tengah. Rombongan disambut Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim di rumah dinas bupati Sumenep.
Dalam pertemuan itu, Paramitha mengungkapkan bahwa Sumenep dinilai sukses mempertahankan identitas budaya di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, langkah Pemkab Sumenep menjadikan bahasa Madura sebagai bagian dari pembelajaran di sekolah merupakan penemuan nan layak menjadi contoh bagi wilayah lain.
“Kami sangat tertarik dengan kebudayaan di Sumenep. Sebelumnya kami pernah mengundang kesenian musik tong-tong tampil di Brebes. Ke depan kami mau membangun kerjasama nan lebih erat, termasuk belajar mengenai pelestarian budaya dan bahasa daerah,” ujar Paramitha.
Penggunaan bahasa Madura di lingkungan pendidikan juga disebut menjadi bukti nyata kesungguhan Pemkab Sumenep dalam menjaga warisan budaya. Konsep tersebut, menurutnya, berpotensi diterapkan di Kabupaten Brebes sebagai upaya memperkuat identitas budaya lokal.
“Nantinya kami juga mau mencoba menerapkan penggunaan bahasa lokal di lembaga pendidikan di Brebes,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim menyampaikan terima kasih atas kunjungan Pemkab Brebes. Menurutnya, silaturahmi antardaerah menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan sekaligus berganti pengalaman dalam membangun daerah.
“Terima kasih kepada Ibu Bupati Brebes beserta jejeran nan telah berjamu ke Kabupaten Sumenep. Semoga pertemuan ini menjadi awal terjalinnya kerja sama nan semakin baik di beragam bidang,” ujar KH Imam Hasyim.
Sebagai corak penghormatan, Wakil Bupati Sumenep menyerahkan cendera mata berupa keris kepada Bupati Brebes.
Usai pertemuan, rombongan Pemkab Brebes mengunjungi sejumlah situs berhistoris di area Keraton Sumenep, seperti Taman Sare dan museum nan menyimpan beragam peninggalan kerajaan, termasuk Al-Qur’an manuskrip tulisan tangan karya Abdurrahman.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mengenal lebih dekat kekayaan sejarah dan budaya Kabupaten Sumenep nan dinilai mempunyai potensi besar untuk dikembangkan melalui kerjasama antardaerah. (ara/waw)

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·