Salah seorang pengacara keluar dari ruang interogator Satreskrim Polres Pamekasan beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)
PAMEKASAN || KLIKMADURA – Warga Pamekasan digemparkan dengan kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. Parahnya, terduga pelaku merupakan ayah kandung korban sendiri.
Terduga pelaku berinisial SI (45), penduduk Kecamatan Batumarmar. Sementara korban diketahui tetap berumur 14 tahun dan duduk di kelas 1 SMA.
Kasus tersebut terungkap setelah korban dilaporkan melahirkan seorang bayi di bilik mandi. Namun, bayi nan dilahirkan korban tidak sukses diselamatkan dan meninggal dunia.
Peristiwa itu membikin family korban terkejut. Sebab, korban tetap berstatus sebagai pelajar dan belum mempunyai suami.
Keluarga kemudian mencari tahu penyebab kehamilan tersebut. Dari keterangan korban, dugaan kekerasan seksual itu disebut dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri.
Kasus tersebut akhirnya diketahui pihak Desa dan dilaporkan ke Polsek Tamberu. Polisi kemudian bergerak sigap melakukan penanganan hingga SI sukses diamankan Satreskrim Polres Pamekasan pada Rabu (18/8/2026) malam.
Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, membenarkan bahwa terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Pamekasan. Saat ini, terduga pelaku sedang menjalani rangkaian pemeriksaan penyidik.
“Benar, terduga pelaku sudah kami amankan di Mapolres Pamekasan. Saat ini interogator tetap melakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengungkap secara utuh kronologi dan kebenaran dalam perkara tersebut,” katanya.
Ipda Evan mengatakan bahwa, penyidik
tidak mau mengambil konklusi sebelum seluruh proses pemeriksaan dan pendalaman dilakukan.
“Kami tidak mau memperkirakan sebelum proses pemeriksaan selesai. Penyidik bakal mendalami keterangan para pihak serta mengumpulkan perangkat bukti untuk menentukan langkah norma selanjutnya,” tandasnya. (ibl/nda)

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·