Penamadura.com, Sumenep 19 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep menggelar pengarahan teknis (bimtek) tata kelola finansial dan pelaporan bagi para amil. Kegiatan tersebut menghadirkan pemateri dari Baznas Republik Indonesia (Baznas RI) dan berjalan selama tiga hari di Kantor Baznas Kabupaten Sumenep.
Bimtek ini digelar sebagai upaya meningkatkan kapabilitas dan profesionalisme amil, khususnya dalam memahami tata kelola finansial serta penyusunan pelaporan nan baik, benar, transparan, dan akuntabel.
Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, mengatakan bahwa pemahaman mengenai tata kelola finansial dan pelaporan merupakan pengetahuan dasar nan wajib dikuasai oleh seluruh amil.
“Ilmu mengenai tata kelola finansial dan pelaporan ini merupakan materi nan wajib dikuasai oleh semua amil,” kata Ahmad Rahman, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, amil mempunyai tanggung jawab besar dalam mengelola biaya umat sehingga diperlukan keahlian dan pemahaman nan memadai agar pengelolaan zakat, infak, dan infak dapat dilakukan secara profesional.
“Amil tidak hanya dituntut bisa menghimpun dan menyalurkan biaya umat, tetapi juga kudu memahami tata kelola finansial dan pelaporan secara baik dan benar,” ujarnya.
Ahmad Rahman berambisi melalui aktivitas tersebut, seluruh amil Baznas Sumenep semakin memahami standar tata kelola finansial dan bisa menyusun laporan secara tertib, akurat, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menambahkan, peningkatan kapabilitas amil menjadi bagian krusial dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Baznas, sekaligus memastikan pengelolaan amal melangkah sesuai ketentuan dan prinsip akuntabilitas.(Man/Red)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·