PAMEKASAN, koranmadura.com – Fenomena antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kembali menuai sorotan tajam. Pemandangan antrean mengular terutama didominasi oleh kendaraan nan mengantre pengisian BBM jenis Solar dan Pertalite.
Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga mencapai 500–700 meter dari area SPBU. Kondisi pelik ini diketahui telah berjalan selama beberapa bulan terakhir dan kerap memicu kemacetan arus lampau lintas di titik-titik vital Pamekasan.
Beberapa SPBU nan kerap dilanda antrean parah berada di wilayah Kangenan, Tlanakan, Blumbungan, hingga Larangan Badung.
Ketua Aktivis Demokrasi dan Aspirasi Rakyat Jawa Timur (Dear Jatim), Faisol menilai persoalan krisis kelancaran BBM ini menuntut respons sigap dari pemerintah wilayah agar tidak berkepanjangan merugikan warga.
“Antrean panjang sangat mengganggu aktivitas masyarakat,” kata Faisol, Rabu, 2 September 2026 hari ini.
Dear Jatim mendesak Pemkab Pamekasan segera turun tangan mengusut akar masalah kelangkaan alias keterlambatan pengedaran BBM. Pemerintah wilayah dituntut melakukan pembelaan proaktif, berkoordinasi dengan Pertamina, serta memberikan transparansi info publik guna mencegah kepanikan warga.
Menanggapi perihal tersebut, Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setda Kabupaten Pamekasan, Sri Puji Harijani menyatakan antrean BBM tidak hanya terjadi di Pamekasan, melainkan juga melanda beberapa wilayah kabupaten tetangga.
Mengutip laporan pengelola SPBU pada akhir Agustus lalu, kemacetan pasokan dipicu keterlambatan agenda pengiriman BBM dari suplai pusat nan berbarengan dengan lonjakan konsumsi masyarakat.
“Karena keterlambatan pengiriman dan permintaan meningkat,” jelas Sri Puji.
Kendati demikian, Sri Puji menegaskan pihaknya telah mengontak manajemen Pertamina Patra Niaga Surabaya. Hasil koordinasi memastikan alokasi kuota serta persediaan stok BBM bersubsidi untuk wilayah Pamekasan dalam kondisi aman.
“Stok dan kuota BBM bersubsidi aman,” ungkapnya.
Guna mencocokkan laporan tertulis dengan realitas di lapangan, Tim Bagian Perekonomian Pemkab Pamekasan dijadwalkan bakal menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU.
“Tim bakal turun ke lapangan untuk memastikan info nan kami himpun,” pungkasnya. (Sudur/Fine)

2 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·