
F-WOBOWO
KM/IST
PENCABULAN ANAK: Tampak Kepala Kepolisian Resor Bangkalan, AKBP Wibowo saat memberikan keterangan kepada wartawan
KABAR MADURA | Polres Bangkalan mengungkap kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur nan terjadi di sebuah ruang kelas madrasah di Kecamatan Tragah, Bangkalan.
Kapolres Bangkalan, AKBP Wibowo, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Korban diketahui tetap berumur 9 tahun.
“Waktu kejadian ialah pada hari Sabtu tanggal 15 Agustus 2026 sekitar pukul 14.00 WIB, di sebuah ruang kelas madrasah,” ujar Wibowo dalam keterangannya kepada media, Selasa (18/8/2026).
Dalam perkara tersebut, polisi telah mengamankan seorang terlapor berinisial ZA (51), seorang ustaz nan sekaligus merupakan pembimbing madrasah korban.
Dari pemeriksaan sementara, Polres Bangkalan juga telah mengamankan sejumlah peralatan bukti. Salah satunya berupa busana nan dikenakan korban saat kejadian.
Menurut Kapolres Wibowo, kasus tersebut terungkap setelah korban pulang dari aktivitas mengaji dan menceritakan peristiwa nan dialami kepada orang tuanya.
“Setelah korban pulang mengaji, korban melaporkan kepada orang tua berangkaian dengan perbuatan nan diterima saat melaksanakan pengajian,” jelasnya.
Saat ini, interogator Polres Bangkalan tetap melakukan pemeriksaan terhadap korban dan sejumlah saksi untuk mendalami dugaan tindak pidana tersebut.
Berdasarkan laporan awal, ZA diduga melakukan tindakan cabul terhadap korban saat meminta korban menyetorkan hafalan.
Tidak hanya itu, Polres Bangkalan juga tetap mendalami adanya indikasi praktik tidak senonoh terhadap korban saat aktivitas praktik memandikan jenazah.
Di sisi lain, kepolisian tetap menerima satu laporan korban dalam perkara tersebut. Namun, polisi tidak menutup kemungkinan adanya korban lain.
Wibowo mengimbau masyarakat nan pernah mengalami dugaan kekerasan alias pencabulan di lingkungan madrasah itu agar tidak ragu melapor kepada kepolisian.
“Dimungkinkan kelak ada beberapa nan bakal melapor lagi. Makanya kami sampaikan bagi masyarakat nan berada di sekitar madrasah tersebut nan menjadi korban beberapa waktu lalu, silakan membuka diri untuk melaporkan kejadian tersebut,” pungkasnya. (fik/zul)

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·