Haji Her.
MADURA HARI INI | PAMEKASAN – Haji Her atau Khairul Umam kembali memberikan penjelasan terkait pernyataannya yang viral mengenai dana sebesar Rp38 miliar untuk mendukung kemenangan Khofifah Indar Parawansa dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2024.
Dalam keterangan terbarunya, H Her menegaskan bahwa dirinya secara pribadi tidak pernah meminta hal-hal aneh kepada Khofifah meski mengaku pernah memberikan dukungan finansial.
Ia bahkan menyebut, dirinya lebih sering memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya para petani.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bisa ditanyakan. Saya secara pribadi tidak pernah minta tolong aneh-aneh. Justru saya sering minta tolong ke tetangga. Justru saya bertanya nasib para petani,” ujar H Her dalam pernyataan terbarunya, Minggu (26/7/2026).
Terkait pernyataannya yang kemudian ramai diperbincangkan publik, CEO Bawang Mas Group tersebut menyebut dirinya hanya “taloccor” atau terpeleset/tak sengaja saat mengungkapkan nominal dana yang dikeluarkan.
Menurutnya, polemik yang muncul justru menyeret nama Khofifah. H Her mengaku merasa kasihan karena pernyataannya tersebut kemudian menjadi konsumsi publik dan digiring ke berbagai arah.
“Yang digoreng itu Bu Khofifah, saya sebenarnya kasihan kepada beliau. Anggap saya ‘taloccor’ mengungkapkan (nominal dana, red). Tidak ada skema berbicara seperti itu,” tegasnya.
H Her juga meminta agar pernyataannya tidak digiring ke arah lain. Ia menyatakan siap apabila harus dimintai keterangan atau menjalani pemeriksaan terkait pernyataan tersebut.
“Tak usah digiring ke mana-mana, tak usah dibawa ke mana-mana. Saya tak takut, diperiksa atau bagaimana pun silakan,” tandasnya.
Sebelumnya, pernyataan H Her mengenai dukungan dana sebesar Rp38 miliar untuk memenangkan Khofifah dalam Pilgub Jatim 2024 viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.
Pernyataan H Her itu disampaikannya di hadapan peserta acara puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 yang dirangkai dengan pembukaan Koperasi Explore 2026 bertajuk “Pasar Koperasi & UMKM” di Kabupaten Pamekasan, Selasa (21/7/2026).

7 jam yang lalu
5








English (US) ·
Indonesian (ID) ·