Update Harga Sembako di Madura Hari Ini 24 September 2026: Cabai Rawit Naik, Beras dan Minyak Stabil

12 jam yang lalu 4
 Cabai Rawit Naik, Beras dan Minyak StabilHarga sembako hari ini 24 September 2026 Update Harga Sembako di Madura Hari Ini 24 September 2026: Cabai Rawit Naik, Beras dan Minyak Stabil

PORTALMADURA.COM, Bangkalan – Pergerakan nilai kebutuhan pokok (sembako) di area Madura, Jawa Timur, menunjukkan dinamika nan bervariasi pada Kamis (24/9/2026). Berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah pasar tradisional daerah, komoditas cabe rawit merah mencatatkan kenaikan harga, sementara komoditas pangan utama seperti beras dan minyak goreng relatif memperkuat stabil.

Perubahan nilai ini memengaruhi pola shopping harian masyarakat di empat kabupaten, ialah Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Fluktuasi pasokan dari wilayah penghasil ditengarai menjadi pemicu utama kenaikan pada komoditas ramuan dapur.

Daftar Harga Sembako di Madura per 24 September 2026

Berdasarkan info pemantauan nilai konsumen di tingkat pasar tradisional, berikut adalah rincian rata-rata nilai bahan pokok di wilayah Madura hari ini:

  • Beras Premium: Rp15.100 – Rp15.200 per kilogram
  • Beras Medium: Rp13.000 – Rp13.500 per kilogram
  • Minyak Goreng Curah: Rp16.200 – Rp20.700 per kilogram
  • Minyak Goreng Kemasan: Rp18.000 – Rp21.800 per liter
  • Gula Pasir Kristal Putih: Rp17.000 – Rp17.100 per kilogram
  • Cabai Rawit Merah: Rp45.000 – Rp63.900 per kilogram
  • Cabai Merah Besar: Rp25.800 – Rp32.000 per kilogram
  • Bawang Merah: Rp26.000 – Rp26.300 per kilogram
  • Bawang Putih: Rp29.200 – Rp36.000 per kilogram
  • Daging Ayam Ras: Rp38.000 – Rp38.200 per kilogram
  • Telur Ayam Ras: Rp24.900 – Rp28.500 per kilogram
  • Daging Sapi Segar: Rp125.000 – Rp132.500 per kilogram

Faktor Pemicu Perubahan Harga

Kenaikan paling signifikan terlihat pada komoditas cabe rawit merah. Para pedagang lokal mengungkapkan bahwa keterbatasan stok dari tingkat pemasok luar wilayah menjadi argumen utama penyesuaian nilai di pedagang eceran.

Di sisi lain, pasokan beras dan minyak goreng terpantau kondusif dan terdistribusi secara lancar. Kondisi ini membikin nilai kedua bahan pokok tersebut condong stabil dan tidak mengalami lonjakan mendadak.

Pemerintah wilayah berbareng pihak mengenai terus memantau pergerakan nilai di pasar harian untuk memastikan kesiapan peralatan dan mencegah spekulasi nilai nan melampaui pemisah kewajaran.

Navigasi pos

Selengkapnya