Rasidi, Politisi Viral

1 jam yang lalu 3
RasidiRasidi Politisi PKB

Rasidi, politisi PKB, rupanya sedang melakukan manuver. Branding. Membangun citra.

Bisa jadi ada nan men-setting untuk membangun gambaran politik. Melalui strategi kontraintelijen. Mendeteksi disinformasi, mengantisipasi manipulasi, serta menjaga info strategis.

Bisa jadi pula Rasidi dituntun oleh seorang konsultan politik pribadi-nya. Langkahnya dikelola agar mempunyai gambaran dan identitas nan jelas sebagai politisi PKB Sumenep era now.

Selama ini, Rasidi tergolong politisi nan doyan berbaur dan bergerak lintas sektor. Tak heran jika dia dipercaya sebagai Bendahara DPC PKB Sumenep sekaligus Ketua Fraksi PKB.

Di Dapil 1, Rasidi tentu perlu membangun kedekatan dengan konstituennya. Berbagai aktivitas sosial, komunikasi publik, dan pengelolaan info menjadi bagian dari upaya membangun gambaran politik.

Meski begitu, menurut sebagian publik, Rasidi juga sempat membikin blunder. Salah satunya melalui pendapat mengganti nama Rumah Sakit Abuya Kangean menjadi Rumah Sakit Sultan Abdurrahman-salah satu Raja Sumenep.

Netizen pun terpancing. Gagasan tersebut ditafsirkan dari beragam perspektif pandang politik. Padahal Rasidi sekedar bercuap saat Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke 757. Bahasa Frontend-nya dia mengaku hanya mau mengenang raja raja Sumenep.

Maklum, Rasidi dikenal sebagai politisi nan berada di luar lingkaran politik Kiai Busyro. Sementara itu, Rumah Sakit Abuya Kangean dikenal sebagai pendapat nan dicetuskan oleh eks Bupati Kiai Busyro, mantan Ketua PKB Sumenep.

Sampai di sini, saya memandang kejadian Rasidi dari perspektif branding politik.

Yang dilakukannya bukan sekadar membangun popularitas, melainkan mendeteksi serta menguji dugaan publik.

Pendekatan kontraintelijen sudah lazim dilakukan para politisi sono. Dengan sasaran macam-macam.

Lantas, sasaran apa nan mau direnggut Rasidi?

Bukan tidak mungkin, dengan dinamika politik nan terus berkembang, nama Rasidi kelak ikut diperhitungkan dalam bursa calon Bupati alias Wakil Bupati Sumenep dari PKB.

Cakna Nom Sihol

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0