UNIBA Madura Lepas 92 Kelompok KKNT, Siap Mengabdi di 12 Desa Mitra

40 menit yang lalu 2

KABAR MADURA | Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura resmi memberangkatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Tahun 2026. Acara pelepasan berjalan di Aula Pesantren UNIBA Madura, sebanyak 92 golongan mahasiswa tersebut bakal menjalankan program pengabdian di 12 desa mitra nan tersebar di Sumenep, Kamis (10/09/2026).

Pelepasan ini menandai dimulainya tahap penerapan pengetahuan pengetahuan dan keahlian nan telah diperoleh mahasiswa selama menempuh perkuliahan, sekaligus menjadi ruang kontribusi nyata mereka dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa.

Besarnya jumlah golongan nan dilepas, ialah 92 golongan menegaskan komitmen UNIBA Madura dalam memperkuat peran perguruan tinggi melalui tiga pilar utama: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kehadiran mahasiswa di 12 desa mitra diharapkan membawa akibat positif melalui program-program nan dirancang sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing desa.

Wakil Rektor II UNIBA Madura, Dr. H. R. Khaeru Ahmadi, S.Pt., M.H., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas keterlibatan 92 golongan mahasiswa dalam KKNT Tahun 2026.

Menurutnya, nomor tersebut mencerminkan tingginya semangat mahasiswa untuk terjun langsung ke tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas beragam persoalan di desa.

“KKNT bukan sekadar tanggungjawab akademik, melainkan momentum bagi mahasiswa untuk belajar dari kehidupan nyata di masyarakat. Saya berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga sikap, etika, dan nama baik almamater selama menjalankan pengabdian,” paparnya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKNT didorong membangun komunikasi dan kerjasama nan baik dengan pemerintah desa, masyarakat, tokoh masyarakat, pemuda, serta beragam pemangku kepentingan terkait. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan menghasilkan program nan tidak sekadar berkarakter sementara, tetapi juga berkepanjangan dan berfaedah bagi masyarakat.

Khaeru Ahmadi juga menekankan pentingnya kerjasama antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan program nan berakibat dan berkelanjutan.

“Kami berambisi sinergi dengan 12 desa mitra di Kabupaten Sumenep dapat terus terjalin, sehingga kehadiran mahasiswa betul-betul memberikan faedah nyata, bukan hanya selama masa KKNT, tetapi juga setelahnya,” ujarnya.

Selain menjadi arena pengabdian, KKNT juga dimanfaatkan sebagai sarana pengembangan kapabilitas mahasiswa, khususnya dalam perihal kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, kreativitas, pemecahan masalah, dan kepedulian sosial.

Mahasiswa diharapkan bisa menjadi bagian dari solusi atas beragam persoalan nan dihadapi masyarakat, sekaligus menggali dan mengembangkan potensi lokal nan dimiliki setiap desa.

Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada seluruh 12 desa mitra di Sumenep nan telah membuka ruang kerjasama bagi mahasiswa. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dinilai menjadi kunci krusial dalam mewujudkan program pengabdian nan memberikan akibat nyata bagi masyarakat.

Ditambahkan, melalui KKNT ini mahasiswa dapat tumbuh menjadi pribadi nan tangguh, peduli sosial, serta bisa mengembangkan potensi lokal nan ada di setiap desa.

“Bawalah semangat belajar berbareng masyarakat, tumbuh berbareng masyarakat, dan memberikan faedah bagi masyarakat. Jadilah duta kampus nan membanggakan,” pungkasnya.

Pelepasan 92 golongan KKNT tersebut sekaligus menjadi titik awal bagi mahasiswa untuk menjalankan tugas pengabdian dengan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik almamater, serta menjunjung tinggi nilai akademik dan etika selama berada di tengah masyarakat.

UNIBA Madura menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kerjasama dengan pemerintah wilayah dan pemerintah desa guna menghadirkan kontribusi perguruan tinggi nan nyata, inovatif, dan berkepanjangan bagi pembangunan masyarakat di Kabupaten Sumenep. (km97/ong)

Selengkapnya