Tekan Stunting, Universitas Noor Huda Mustofa Bentuk Sekolah Perempuan Pertama di Desa Pamorah Bangkalan

2 jam yang lalu 5

Tokoh Perempuan Bangkalan, Zaenab Zuraidah berbareng para tokoh meluncurkan program Sekolah Perempuan "Rato Ebhu". (KLIKMADURA)

BANGKALAN || KLIKMADURA – Upaya menekan nomor stunting di Kabupaten Bangkalan dilakukan melalui pemberdayaan wanita berbasis keluarga. Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Noor Huda Mustofa membentuk Sekolah Perempuan Ratho Ebhu di Desa Pamorah, Kecamatan Tragah, sebagai wadah edukasi kesehatan untuk meningkatkan kualitas ibu dan keluarga.

Program berjudul Sekoper Ratho Ebhu (Sekolah Perempuan Ratho Ebhu): Upaya Pemberdayaan Perempuan dalam Pencegahan Stunting Berbasis Family Center Nursing di Desa Pamorah, Kecamatan Tragah, Bangkalan tersebut menjadi sekolah wanita pertama di desa setempat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program hibah pengabdian kepada masyarakat nan didanai melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Program tersebut dipimpin Luluk Fauziyah Januarti, S.Kep., Ns., M.Kep., berbareng personil tim Nisfil Mufidah, S.Kep., Ns., M.Kep., dan Heni Ekawati, S.Kep., Ns., M.Kep.

Puluhan peserta Sekolah Perempuan “Rato Ebhu” foto bersama. (KLIKMADURA)

Pelaksanaannya melibatkan sejumlah mitra lintas sektor, mulai dari dinas nan membidangi family berencana, pemberdayaan wanita dan perlindungan anak, Dinas Kesehatan, DPC FPPI Kabupaten Bangkalan, Kecamatan Tragah, Puskesmas Tragah, hingga Pemerintah Desa Pamorah.

Kepala Desa Pamorah, Moh. Zairi, S.H., menyambut positif pembentukan Sekolah Perempuan Ratho Ebhu tersebut. Menurutnya, program itu krusial untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mempersiapkan generasi mendatang agar tumbuh sehat dan terbebas dari stunting.

“Kegiatan ini sangat krusial bagi desa kami demi terciptanya generasi nan berbobot dan terbebas dari stunting,” ungkap Moh. Zairi dalam sambutannya.

Dukungan serupa disampaikan Kepala Puskesmas Tragah, Vivin, nan memaparkan perkembangan nomor stunting di Desa Pamorah. Ia menyebutkan, jumlah anak nan mengalami stunting tercatat sebanyak 24 anak pada 2022, kemudian turun menjadi 11 anak berasas info per Agustus nan disampaikan dalam aktivitas tersebut.

“Saya percaya dengan adanya aktivitas ini, Desa Pamorah pada tahun 2024 bakal bebas dari stunting,” ungkap Vivin.

Selain pemerintah desa dan tenaga kesehatan, aktivitas tersebut turut dihadiri Zainab Zuraidah dari Forum Pemberdayaan Perempuan. Ia datang sebagai pemateri sekaligus memberikan apresiasi terhadap inisiatif pemberdayaan wanita nan dilaksanakan di Desa Pamorah.

Melalui Sekolah Perempuan Ratho Ebhu, masyarakat diharapkan memperoleh pengetahuan kesehatan nan lebih baik dan bisa menerapkannya dalam kehidupan keluarga. Program ini juga diarahkan untuk membangun wanita nan cerdas, mandiri, dan terampil dalam menjaga kesehatan diri, anak, serta lingkungan keluarga.

Pendekatan Family Center Nursing alias keperawatan berpusat pada family menjadi landasan program dalam mendorong keterlibatan family dalam upaya pencegahan stunting.

Dengan peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku kesehatan, wanita diharapkan mempunyai kapabilitas lebih kuat untuk mengenali akibat stunting serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Tim pelaksana menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi atas support pendanaan program tersebut.

Mereka berambisi Sekolah Perempuan Ratho Ebhu dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Madura untuk mengembangkan program serupa demi meningkatkan kualitas kesehatan family dan menekan nomor stunting.

Keberadaan sekolah wanita ini diharapkan tidak berakhir sebagai aktivitas edukasi, tetapi berkembang menjadi aktivitas pemberdayaan masyarakat nan berkelanjutan.

Melalui kerjasama perguruan tinggi, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, cita-cita mewujudkan Madura nan lebih sehat dan bebas stunting diharapkan semakin mendekati kenyataan. (nda)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0