Sinergi HCML dan Pemkab Sampang Perkuat Kemandirian Warga Pulau Mandangin

1 jam yang lalu 3

Sampang, (Media Madura) — Husky CNOOC Madura Limited (HCML) berbareng SKK Migas dan Pemerintah Kabupaten Sampang kembali menggelar Festival Pesisir di Pulau Mandangin, Sampang, Sabtu (15/8/2026).

Festival Pesisir ke-5 ini tidak sekadar menjadi arena seni dan budaya, tetapi juga bagian dari Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) HCML untuk mendorong kemandirian ekonomi serta melestarikan budaya masyarakat pesisir.

Manager Regional Office and Relation HCML, Hamim Tohari, mengatakan program pemberdayaan diarahkan pada aktivitas nan bisa meningkatkan pendapatan dan kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.

“Program kami berfokus pada aktivitas nan sifatnya generating income, sehingga dapat meningkatkan pendapatan serta kemandirian masyarakat lokal,” ujar Hamim.

Festival tahun ini juga mengangkat kembali hikayat lokal Pulau Mandangin melalui drama musikal kolosal Mandangin Bergema nan mengisahkan legenda Bangsacara-Ragapatmi. Pertunjukan tersebut melibatkan sekitar 400 warga, termasuk nelayan dan wanita pesisir, nan berlatih selama tiga bulan.

Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, menyambut positif aktivitas tersebut. Ia berambisi Pulau Mandangin berkembang menjadi lokasi wisata sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi warga.

“Saya mau Pulau Mandangin menjadi jujukan wisata sehingga tercipta kemandirian ekonomi dan pengembangan UMKM lokal. Warga tidak boleh hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri,” tegasnya.

Selain pagelaran budaya, pagelaran juga diisi beragam program sosial, seperti support pendidikan bagi 50 siswa, program kesehatan untuk 50 balita, khitanan massal bagi 100 anak, pagelaran 15 UMKM bimbingan HCML, serta PPM Awards.

Disdukcapil Sampang turut membuka jasa manajemen kependudukan gratis, mulai dari pembuatan KK, akta kelahiran, perekaman KTP-el hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Layanan ini mendapat antusiasme tinggi lantaran penduduk tidak perlu menyeberang ke daratan Sampang.

Pj Kepala Desa Mandangin, Choirul Anam, mengapresiasi sinergi tersebut. Menurutnya, sekitar 90 persen penduduk Mandangin menggantungkan hidup dari sektor kelautan sehingga aktivitas pemberdayaan dan pengembangan wisata dinilai krusial bagi masa depan desa.

Festival Pesisir sendiri telah digelar sejak 2023 dan beranjak ke sejumlah wilayah pesisir Madura. Setelah sebelumnya digelar di Pulau Mandangin, Gili Iyang, Pantai Matahari Sumenep, dan Pulau Giligenting, pagelaran tahun ini kembali ke Mandangin dengan membawa semangat pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, dan penguatan ekonomi lokal. (Ryan Hariyanto/Znl)

Selengkapnya