Seleksi Pemuda Pelopor Pamekasan Minim Peminat, Pendaftaran Diperpanjang

1 jam yang lalu 1

KABAR MADURA | Peminat Seleksi Pemuda Pelopor 2026 di Pamekasan tetap minim. Hingga Selasa (22/9/2026), baru lima pemuda nan tercatat mendaftar sehingga masa pendaftaran diperpanjang hingga 28 September 2026.

Seleksi nan digelar Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan tersebut menyasar pemuda berumur 16 hingga 30 tahun nan mempunyai karya nyata dan memberikan faedah bagi masyarakat.

Staf Disporapar Pamekasan, Fahmi, mengatakan terdapat lima bagian dalam seleksi, ialah pendidikan dan agama, seni budaya, pangan, penemuan teknologi, serta pengelolaan sumber daya alam, lingkungan, dan pariwisata.

“Seleksi Pemuda Pelopor ini untuk pemuda usia 16 sampai 30 tahun. Dapat meningkatkan skill dan penemuan para pemuda,” ujarnya, Selasa (22/9/2026).

Dari lima bagian tersebut, pendidikan dan kepercayaan menjadi kategori nan paling banyak diminati. Namun, secara keseluruhan jumlah pendaftar tetap lima orang hingga masa pendaftaran diperpanjang.

Menurut Fahmi, peserta tidak cukup hanya mendaftarkan diri. Mereka kudu mempunyai karya alias aktivitas nyata sesuai bagian nan dipilih dan telah memberikan faedah di lingkungan masyarakat.

Tahapan seleksi meliputi pendaftaran, wawancara, hingga peninjauan langsung terhadap karya peserta. Lima bagian nan diseleksi tersebut merujuk pada bagian Pemuda Pelopor di tingkat Jawa Timur dan rutin dilaksanakan setiap tahun.

Sebagai gambaran, pada tahun sebelumnya terdapat peserta nan mengembangkan karya di bagian seni budaya melalui aktivitas sanggar. Disporapar berambisi karya peserta tidak berakhir setelah proses seleksi selesai.

“Harapannya untuk pemuda nan mendaftar bukan sebagai arena lomba, tapi kudu ada tindak lanjut untuk mengembangkan potensi di lingkungan sekitar untuk masyarakat,” katanya.

Fahmi mengakui pada tahun ini belum terdapat nominasi nan bersambung hingga tingkat Jawa Timur. Meski demikian, seleksi tingkat kabupaten tetap dilaksanakan untuk memberikan ruang kepada pemuda Pamekasan menunjukkan produktivitas dan inovasinya.

Peserta nan terpilih sebagai Pemuda Pelopor direncanakan menerima penghargaan bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

“Kami membujuk untuk menyukseskan event ini, untuk membuktikan bahwa pemuda nan ada di Pamekasan bisa menunjukkan produktivitas apalagi sampai tingkat nasional,” pungkasnya. (Arjul Wafiqoh/waw)

Selengkapnya