Rupiah Hari Ini 21 September 2026 Melemah ke Rp17.847 per Dolar AS, Ini Penyebabnya!
PORTALMADURA.COM, Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami tekanan pada penutupan perdagangan Senin (21/9/2026).
Mata duit Garuda terperosok hingga menyentuh level Rp17.847 per dolar AS, mengonfirmasi tren pelemahan di tengah ketidakpastian pasar finansial global.
Berdasarkan info pasar duit pada sesi penutupan sore hari, pergerakan rupiah tertekan oleh penguatan indeks dolar AS nan terus memperkuat tinggi.
Kondisi geopolitik dunia serta penyesuaian ekspektasi kebijakan suku kembang referensi eksternal menjadi pemicu utama berlanjutnya tindakan pelepasan aset berisiko di pasar berkembang, termasuk Indonesia.
Bank Indonesia (BI) terus memantau dinamika stabilitas nilai tukar nasional dan memastikan intervensi tetap dilakukan di pasar kurs asing maupun pasar obligasi guna menahan volatilitas nan berlebihan.
Pihak otoritas moneter menilai tekanan ini berkarakter dinamika pasar dunia nan memengaruhi kebanyakan mata duit di area Asia.
Selain mata duit rupiah, kebanyakan mata duit utama di Asia juga mencatatkan penurunan variatif terhadap dolar AS.
Para pelaku pasar mengantisipasi rilis info ekonomi lanjutan dari Bank Sentral AS (The Fed) nan diproyeksikan memberikan petunjuk arah kebijakan moneter hingga akhir tahun.
Pengamat pasar finansial mengimbau para pelaku upaya dan penanammodal untuk tetap mewaspadai perubahan nilai tukar ini, khususnya bagi sektor nan mempunyai ketergantungan tinggi pada transaksi impor maupun tanggungjawab utang ber-valuta asing.

1 hari yang lalu
9








English (US) ·
Indonesian (ID) ·