Puskesmas Bulangan Haji Baru 28 Persen, Dewan Desak Pengerjaan Sesuai Spek

1 jam yang lalu 2
Puskesmas Bulangan Haji(KM/SAFIRA NUR LAILY) PROSES PEMBANGUNAN: Pekerja melanjutkan pembangunan Puskesmas Bulangan Haji tahap dua di Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, nan memasuki minggu ke-9 dengan progres mencapai sekitar 28 persen.

KABAR MADURA | Pembangunan Puskesmas Bulangan Haji, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, tahap dua terus berjalan. Memasuki pekan ke-9 pengerjaan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 28 persen.

Perkembangan proyek tersebut mendapat perhatian dari legislatif. Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Halili, mengatakan, pembangunan akomodasi kesehatan tersebut tidak hanya berorientasi pada sasaran penyelesaian fisik. Kualitas pekerjaan dan kesesuaian material dengan spesifikasi nan telah ditetapkan juga kudu menjadi perhatian.

Menurutnya, waktu pengerjaan nan tersisa kudu dimanfaatkan secara maksimal. Terlebih, proyek tersebut mempunyai pemisah waktu penyelesaian hingga akhir tahun.

“Biasanya setiap pengerjaan, ada batas waktu. Mudah-mudahan bisa selesai tepat waktu sesuai dengan spesifikasinya, agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat ” ujar politisi senior itu, Rabu (30/9/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr. Saifuddin, menegaskan, sejumlah pekerjaan saat ini mulai menyasar bagian interior dan instalasi bangunan. Pekerjaan tersebut meliputi pemasangan plester lantai, pintu, pelapisan dinding, saluran dan instalasi listrik, hingga pembuatan saluran air limbah.

“Pengerjaan sudah memasuki minggu ke-9, progresnya sekitar 28 persen,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, pembangunan tahap kedua tersebut ditargetkan rampung pada 14 Desember 2026. Untuk memastikan pekerjaan melangkah sesuai perencanaan, pihaknya juga menyiapkan konsultan pengawas.

Pengawasan dilakukan secara berkala, salah satunya melalui laporan progres setiap pekan. Laporan tersebut menjadi bagian dari pemantauan Dinkes terhadap perkembangan pekerjaan di lapangan.

dr. Saifuddin berharap, pembangunan dapat diselesaikan sesuai tenggat nan telah ditentukan sehingga akomodasi kesehatan tersebut bisa mulai dioperasikan pada 2027.

“Sejauh ini, tidak ada temuan signifikan. Semuanya sesuai spek. Mudah-mudahan bisa selesai tepat waktu dan 2027 mulai bisa dioperasikan,” tegasnya. (nur/zul)

Iklan Madura United

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0