Mimbar Demokrasi HIMPASS: Mengenang Sejarah, Menagih Keadilan untuk Kepulauan

1 jam yang lalu 1

Mimbar Demokrasi HIMPASS: Mengenang Sejarah, Menagih Keadilan untuk Kepulauan

LIMADETIK.COM, SUMENEP — Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken Sumenep (HIMPASS) menggelar Mimbar Demokrasi di laman Pemerintah Kabupaten Sumenep, Selasa (29/9/2026). Selain menjadi ruang refleksi sejarah, aktivitas tersebut dimanfaatkan mahasiswa untuk kembali menyuarakan beragam persoalan nan hingga sekarang tetap dihadapi masyarakat Kepulauan Sapeken.

Koordinator Lapangan Mimbar Demokrasi, Jufri, mengatakan aktivitas tersebut tidak semata-mata untuk mengenang sejarah G30S/PKI, tetapi juga menjadi momentum untuk mengingatkan pemerintah bahwa beragam persoalan di wilayah kepulauan tetap memerlukan perhatian dan penyelesaian serius.

“Mimbar ini menjadi momentum untuk mengenang sejarah sekaligus mengingatkan bahwa sampai hari ini tetap banyak persoalan di kepulauan nan belum terselesaikan. Sejarah kudu menjadi pelajaran agar mahasiswa tetap berani mengingat, mempertanyakan, dan memperjuangkan keadilan,” ujar Jufri.

Dalam aksinya, HIMPASS menyoroti tetap adanya kesenjangan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan. Kesenjangan tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, penerangan, telekomunikasi, transportasi hingga infrastruktur.

Di sektor pendidikan, misalnya, persoalan nan disoroti tidak hanya berangkaian dengan keterbatasan sarana dan prasarana, tetapi juga kesiapan tenaga pendidik, akses internet, akomodasi pembelajaran serta kesempatan masyarakat kepulauan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

HIMPASS juga kembali menagih realisasi Pakta Integritas 27 Oktober 2024 nan sebelumnya memuat sejumlah komitmen untuk masyarakat kepulauan.

Komitmen tersebut antara lain pemerataan penerangan dan telekomunikasi, pemberian danasiwa S1 bagi mahasiswa kepulauan nan kurang mampu, penyediaan rumah singgah kepulauan, peningkatan akses pelayanan kesehatan dan transportasi, serta pemerataan pembangunan infrastruktur.

Menurut HIMPASS, beragam komitmen tersebut perlu dikawal agar tidak berakhir sebagai arsip dan pernyataan politik, tetapi betul-betul diwujudkan dalam kebijakan dan program pembangunan nan dapat dirasakan masyarakat.

Lima Tuntutan HIMPASS

Dalam Mimbar Demokrasi tersebut, HIMPASS menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Pertama, meminta pemerataan penerangan dan telekomunikasi di wilayah kepulauan nan hingga sekarang belum terjangkau secara memadai.

Kedua, meminta pemerintah menyediakan rumah singgah kepulauan bagi masyarakat dari wilayah kepulauan nan mempunyai kepentingan di Sumenep, tetapi tidak mempunyai tempat tinggal selama berada di daratan.

Ketiga, mendesak peningkatan akses pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan, termasuk menghadirkan terobosan dan strategi konkret dalam menyelesaikan persoalan transportasi nan menjadi salah satu hambatan masyarakat kepulauan.

Keempat, mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya pembangunan nan dapat mengurangi kesenjangan antara wilayah daratan dan kepulauan.

Kelima, meminta pemerintah mengurangi kesenjangan pendidikan melalui pemerataan akses pendidikan, sarana dan prasarana, peningkatan kualitas tenaga pendidik, akomodasi pembelajaran, akses teknologi dan internet, serta support terhadap keberlanjutan pendidikan masyarakat kepulauan.

HIMPASS menegaskan, Mimbar Demokrasi tersebut bukan merupakan akhir dari perjuangan mahasiswa. Sebaliknya, aktivitas itu menjadi bagian dari upaya mengawal kebijakan pemerintah sekaligus memastikan beragam persoalan kepulauan tetap menjadi perhatian dalam agenda pembangunan daerah.

Jika tuntutan tersebut tidak mendapatkan kejelasan, HIMPASS menyatakan bakal melanjutkan pengawalan melalui kajian, audiensi, forum publik, penelusuran anggaran, hingga tindakan konstitusional dan damai.

“Kami tidak meminta janji baru. Kami menagih janji nan telah ditulis. Kepulauan bukan sekadar bagian dari Sumenep ketika memerlukan bunyi masyarakat, tetapi kudu menjadi bagian nan nyata dalam setiap kebijakan pembangunan,” tegasnya.

Penulis : Alwan

Editor : Wahyu

Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0