Batik Makin Fleksibel, Tidak Lagi Sekadar Busana Formal

57 menit yang lalu 1

KABAR MADURA | Ada masa ketika batik identik dengan undangan pernikahan, aktivitas resmi, seragam kantor, alias aktivitas nan mengharuskan seseorang tampil rapi. Motifnya nan unik membikin batik mudah dikenali. Namun, kesan umum nan melekat membikin kain tradisional ini seolah mempunyai tempat dan waktu tertentu untuk dikenakan.

Kini, pemisah tersebut mulai bergeser. Batik semakin mudah ditemukan dalam beragam style berpakaian sehari-hari. Kemeja batik dapat dipadukan dengan celana kasual, kain batik bisa dikombinasikan dengan pemimpin sederhana, sementara motif batik juga datang dalam beragam kreasi busana nan lebih modern.

Menjelang Hari Batik Nasional nan diperingati setiap 2 Oktober, perubahan itu kembali menjadi perhatian. Kementerian Perindustrian menyebut penggunaan batik sekarang berkembang dan tidak lagi terbatas sebagai busana budaya maupun busana formal, tetapi telah menjadi bagian dari style hidup sehari-hari, termasuk di kalangan ahli dan generasi muda.

Ada sejumlah perihal nan perlahan membikin batik semakin lepas dari kesan kaku nan selama ini melekat.

1. Potongan dan Padu Padan Membuat Batik Lebih Fleksibel

Salah satu perubahan paling terlihat ada pada langkah batik dipadukan. Batik tidak lagi kudu dikenakan berbareng celana bahan, sepatu formal, alias aksesori nan terkesan resmi. Kemeja batik, misalnya, dapat dipadukan dengan jeans dan sepatu kasual untuk menciptakan tampilan nan lebih santai.

Perubahan juga terlihat dari model pakaian. Batik sekarang tidak hanya datang dalam corak kemeja konvensional. Motif batik dapat ditemukan pada outer, rok, celana, hingga beragam model busana nan lebih kekinian dan mengikuti perkembangan mode.

Dengan langkah tersebut, batik tetap membawa identitas budaya, tetapi tampil lebih dekat dengan kebutuhan dan style hidup sehari-hari.

2. Tidak Harus Menunggu Undangan Pernikahan

Dulu, seseorang mungkin baru mencari batik ketika mendapat undangan kondangan. Kini, batik mempunyai ruang nan jauh lebih luas. Pakaian bermotif batik bisa digunakan untuk bekerja, kuliah, berjumpa teman, menghadiri aktivitas keluarga, apalagi sekadar berjalan alias bersantai.

Media juga menyoroti bahwa batik sekarang semakin mudah masuk ke style berpakaian sehari-hari, mulai dari busana kerja hingga busana untuk hangout.

Perubahan tersebut krusial lantaran semakin sering batik dikenakan dalam kehidupan sehari-hari, semakin besar pula kesempatan kain tradisional tersebut tetap dekat dengan generasi berikutnya.

3. Batik Tidak Harus Kehilangan Identitas untuk Terlihat Modern

Modern bukan berfaedah kudu meninggalkan unsur tradisional. Justru, tantangannya adalah gimana motif, teknik, dan karakter batik tetap dipertahankan sembari disesuaikan dengan kebutuhan zaman.

Hal tersebut juga menjadi perhatian pemerintah dalam pengembangan industri batik. Kementerian Perindustrian menilai inovasi, peningkatan kualitas, pemanfaatan teknologi digital, dan ekspansi pasar krusial untuk memperkuat industri batik sekaligus menjaga keberlanjutannya.

Sebab itu, ketika seseorang mengenakan batik dengan model nan lebih kasual, bukan berfaedah nilai tradisionalnya otomatis hilang. Sebaliknya, langkah tersebut dapat menjadi salah satu corak untuk memperkenalkan batik kepada masyarakat nan lebih luas, terutama generasi muda.

4. Dari Warisan Menjadi Bagian dari Gaya Hidup

Batik bakal lebih mudah memperkuat andaikan tidak hanya disimpan sebagai warisan budaya nan dibicarakan setiap tahun. Batik perlu dipakai, dikembangkan, dan diberi ruang untuk mengikuti perubahan zaman.

Batik tidak kudu memilih antara tradisional alias modern. Keduanya dapat melangkah bersama. Sebab, ketika batik tidak lagi hanya keluar dari lemari saat ada undangan kondangan, tetapi mulai menemani beragam aktivitas sehari-hari, di situlah warisan budaya tersebut betul-betul hidup.

Dari kondangan ke tongkrongan, dari aktivitas resmi ke keseharian, batik perlahan membuktikan bahwa tampil tradisional tidak kudu selalu terlihat kaku. (ina)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0