Profil Arrmanatha Nasir, Diplomat Senior nan Resmi Jadi Menteri Luar Negeri RI
PortalMadura.com– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu) RI di Istana Negara, Jakarta Pusat. Pelantikan nan berjalan pada Kamis (1/10/2026) ini merupakan bagian dari perombakan alias reshuffle Kabinet Merah Putih, di mana Arrmanatha menggantikan posisi pendahulunya, Sugiono, nan sekarang mengemban tugas baru sebagai Menko PMK.
Di hadapan Presiden Prabowo Subianto, laki-laki nan berkawan disapa Tata ini mengucapkan sumpah kedudukan untuk setia kepada UUD Negara RI 1945 serta menjalankan tugas kenegaraan dengan penuh tanggung jawab dan integritas tinggi.
Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Internasional
Sebelum dipercaya memimpin Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir telah lama berkecimpung di bumi diplomasi. Pria kelahiran Bangkok, Thailand, pada 30 Desember 1971 ini sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) sejak Oktober 2024. Ia dikenal sebagai diplomat pekerjaan nan mempunyai pengalaman luas di beragam forum dan organisasi internasional.
Karier profesionalnya di ranah diplomasi dimulai saat dia bekerja sebagai Sekretaris Kedua dan Negosiator Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di Jenewa pada periode 2001 hingga 2004. Sejak saat itu, beragam posisi strategis pernah diembannya, di antaranya:
- 2005–2008: Wakil Direktur Bidang Pertanian dan Komoditas pada Direktorat Jenderal Multilateral Kemlu RI.
- 2008–2012: Konselor pada PTRI untuk PBB di New York, menangani rumor ekonomi dan pembangunan di Komite Kedua Majelis Umum PBB.
- 2014–2019: Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI nan aktif menyampaikan keterangan resmi pemerintah kepada publik internasional.
- 2019–2021: Duta Besar LBBP RI untuk Prancis, Andorra, Monako, serta Delegasi Tetap RI untuk UNESCO.
- 2021–2024: Wakil Tetap RI untuk PBB di New York, serta mengemban posisi krusial seperti Wakil Presiden ECOSOC dan Wakil Ketua Komite PBB untuk Hak-Hak Rakyat Palestina.
- Oktober 2024: Ditunjuk sebagai Wakil Menteri Luar Negeri oleh Presiden Prabowo Subianto.
- Oktober 2026: Resmi dilantik sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia.
Latar Belakang Pendidikan
Kompetensi mumpuni Arrmanatha di kancah dunia didukung oleh latar belakang pendidikannya nan kuat. Ia menempuh studi sarjana bagian Ilmu Ekonomi di University of Buckingham, Inggris, pada tahun 1991 hingga 1993.
Tak berakhir di situ, dia melanjutkan pendidikan pascasarjana dan meraih gelar Master of Business Administration dari University of Leicester, Inggris (1993–1994), serta menyandang gelar Magister Hubungan Internasional dari Universitas Indonesia (1997–1998).

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·