(MADURA UNITED/KM) ACHSANUL QOSASI: Presiden Madura United.KABAR MADURA | Hubungan suporter Madura United dan Persebaya Surabaya mempunyai ikatan emosional tersendiri dalam kejuaraan sepak bola Indonesia. Sebab itu, pendukung kedua kesebelasan diharapkan tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga persaudaraan.
Pesan tersebut disampaikan Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, menjelang kick-off melawan Persebaya Surabaya pada pekan ketujuh Super League 2026/2027, Senin (26/10/2026).
Pria kelahiran Sumenep itu mengingatkan agar suporter kedua tim tidak mudah terpancing narasi provokatif di media sosial. Menurutnya, provokasi semacam itu berpotensi merusak hubungan baik nan telah terjalin antara masyarakat Madura dan Surabaya.
Achsanul Qosasi menilai, persaudaraan kedua wilayah telah lama terjalin dan salah satunya tercermin melalui Jembatan Suramadu nan menghubungkan Pulau Madura dengan Surabaya.
“Persaudaraan telah tercermin dalam Jembatan Silaturahim Suramadu. Bagi rakyat Madura, kami tak punya jalan lain selain hanya Suramadu. Inilah jembatan silaturahim Madura dan Surabaya,” jelasnya.
Dia juga mengingatkan agar hasil pertandingan disikapi secara dewasa. Kemenangan patut disyukuri, sementara kekalahan kudu diterima dengan sikap saling menghormati.
“Menang kita syukuri, kalah kita hormati,” tutupnya.
Sekadar diketahui, Madura United mempunyai catatan positif dalam pertemuan terakhir melawan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada 17 April 2026. Kala itu, Laskar Sape Kerrab sukses menundukkan tuan rumah dengan skor 2-1.
Meski demikian, secara keseluruhan rekor pertemuan kedua tim tetap berpihak kepada Persebaya. Dari 14 pertemuan, Madura United baru mengemas dua kemenangan, menelan delapan kekalahan, dan empat pertandingan lainnya berhujung imbang. (nur/zul)

1 jam yang lalu
3









English (US) ·
Indonesian (ID) ·