Poltera Edukasi Orang Tua tentang Pola Asuh dan Gizi Balita di Pamekasan

1 jam yang lalu 1
Poltera(KM/IST) EDUKASI PARENTING: Dosen Poltera berbareng Puskesmas Kadur memberikan edukasi kepada orang tua di Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur, Pamekasan, tentang pola asuh positif dan pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi tumbuh kembang balita.

KABAR MADURA | Dosen Politeknik Negeri Madura (Poltera) bekerja sama dengan Puskesmas Kadur menggelar aktivitas pengabdian kepada masyarakat di Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Jumat (16/8/2026).

Kegiatan ini menyasar para orang tua sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai pola asuh nan tepat serta pentingnya pemenuhan makanan bergizi bagi balita selama masa tumbuh kembang.

Salah satu pengajar Poltera, Nurkholila, menjelaskan, aktivitas tersebut dilatarbelakangi tetap adanya orang tua nan memerlukan pemahaman lebih mengenai pola asuh nan dapat mendukung perkembangan mental dan emosional anak.

“Melalui aktivitas ini, para orang tua diberikan edukasi mengenai pola asuh positif serta stimulasi kepintaran anak sejak dini. Peran family sangat krusial dalam mendukung tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Menurutnya, pola asuh tidak hanya berangkaian dengan gimana orang tua memenuhi kebutuhan bentuk anak. Perhatian terhadap perkembangan mental dan emosional juga menjadi bagian krusial nan perlu diperhatikan sejak usia dini.

Selain edukasi parenting, pihaknya juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi balita. Asupan makanan nan cukup dan bergizi dinilai berkedudukan krusial dalam menjaga daya tahan tubuh sekaligus mendukung perkembangan kepintaran anak.

Sementara itu, pengajar nan menjadi narasumber dalam aktivitas itu, Nurizakiyah, menyampaikan bahwa orang tua juga diberikan keahlian praktis melalui training memasak makanan bergizi nan mudah dibuat dan terjangkau.

“Orang tua tidak kudu menyediakan makanan nan mahal untuk memenuhi kebutuhan gizi anak. Bahan pangan lokal nan mudah diperoleh juga dapat diolah menjadi makanan nan bergizi dan sesuai dengan kebutuhan balita,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti serangkaian workshop dan pendampingan langsung. Materi nan diberikan mencakup pola asuh positif, stimulasi kepintaran anak sejak dini, pemenuhan gizi seimbang, hingga praktik pengolahan makanan.

Sesi praktik memasak menjadi salah satu bagian krusial dalam aktivitas tersebut. Para orang tua diajak memanfaatkan bahan pangan lokal nan kaya nutrisi sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapannya, pengetahuan nan diperoleh tidak berakhir setelah aktivitas selesai, tetapi dapat diterapkan oleh orang tua dalam mengasuh dan memenuhi kebutuhan makanan anak di rumah,” tambahnya. (sub/zul)

Iklan Madura United

Selengkapnya