Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman foto berbareng pengurus YJI usai pelantikan di Ballroom Hotel Odaita. (SUCI PUTRI CAHYANINGRUM / KLIKMADURA)
PAMEKASAN || KLIKMADURA – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kabupaten Pamekasan resmi mempunyai kepengurusan baru. Usai dilantik pada Senin (3/8/2026), jejeran pengurus langsung menegaskan komitmennya menjalankan beragam program pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif.
Pelantikan tersebut menjadi langkah awal memperkuat eksistensi YJI di tengah masyarakat. Selain memperkenalkan kepengurusan kepada publik, momentum itu juga dimanfaatkan untuk memperluas sinergi dengan pemerintah, sektor swasta, dan beragam komponen masyarakat dalam mendukung program kesehatan jantung.
Ketua YJI Pamekasan, dr. Hendarto, mengatakan legalitas kepengurusan menjadi fondasi krusial agar seluruh program organisasi dapat melangkah lebih efektif.
Dengan demikian, sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan jantung diharapkan semakin mudah diterima masyarakat dan para pemangku kepentingan.
“Pengurusnya ini dari beragam macam lapisan masyarakat, dari unsur pemerintahan, non pemerintahan, masyarakat. Semuanya ada, dari pekerjaan dokter, perawat, perawat semuanya ada di sini,” katanya.
Menurut dr. Hendarto, visi dan misi YJI Pamekasan tetap berfokus menjadi pelopor style hidup sehat. Upaya tersebut diwujudkan melalui edukasi tentang jantung sehat serta beragam aktivitas pencegahan penyakit jantung nan melibatkan Klub Jantung Sehat (KJS) dan Klub Jantung Sehat Remaja (KJSR).
Ia menegaskan, kepengurusan baru tidak bakal menghapus program-program nan telah berjalan. Sebaliknya, seluruh program bakal diteruskan sekaligus dikembangkan agar bisa menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama generasi muda.
Salah satu perhatian utama YJI Pamekasan adalah memperluas pembentukan KJSR di beragam wilayah. Langkah itu dinilai krusial lantaran kasus penyakit jantung sekarang tidak lagi didominasi golongan usia 40 hingga 50 tahun, melainkan mulai banyak ditemukan pada usia sekitar 30 tahun.
“Makanya kami corak KJSR ini dan bakal terus membentuk KJSR dengan secara luas di beragam wilayah di Pamekasan. Hal itu untuk memperkuat sosialisasi juga,” kata dr. Hendarto.
Ia berambisi seluruh pengurus bisa menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan semakin peduli terhadap kesehatan jantung sehingga beragam program nan dijalankan YJI betul-betul memberikan faedah nyata.
“Semoga bisa mengemban tugas dengan sebaik mungkin, dan para pengurus juga tetap solid,” pungkasnya. (enk/nda)

1 jam yang lalu
4








English (US) ·
Indonesian (ID) ·