Sejumlah tamu undangan saat datang MTQ XXXII Sampang. (KLIKMADURA)
SAMPANG || KLIKMADURA – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXII Kabupaten Sampang 2026 dijadwalkan menggelar perlombaan pada 21–22 Oktober di empat letak berbeda.
Ajang tersebut tidak hanya menjadi wadah menjaring qari dan qariah berprestasi, tetapi juga diharapkan memperkuat pembinaan Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz menegaskan, keberhasilan MTQ tidak cukup diukur dari jumlah piala nan diraih peserta. Menurutnya, aktivitas tersebut kudu mendorong masyarakat semakin terbiasa membaca, memahami, menghayati, dan mengamalkan aliran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan itu disampaikan Mahfudz dalam rangkaian aktivitas MTQ XXXII Sampang sekaligus menyambut Dewan Hakim dan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) nan baru dilantik.
Ia meminta Dewan Hakim menjalankan tugas secara objektif, adil, dan profesional, sedangkan LPTQ diharapkan memperkuat pembinaan Al-Qur’an secara berkelanjutan.
Mahfudz juga menekankan pentingnya peran family dan pembimbing dalam mengenalkan Al-Qur’an kepada anak sejak usia dini. Menurutnya, pembangunan bentuk kudu melangkah seiring dengan pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual masyarakat.
“Ajarkan anak-anak kita dekat dengan salat dan Al-Qur’an sejak dini. Jangan sampai anak kita lebih berkawan dengan gadget, tetapi asing dengan Al-Qur’an,” tegasnya.
Rangkaian MTQ XXXII Kabupaten Sampang telah dimulai pada 19 Oktober 2026 melalui pawai ta’aruf nan diikuti perwakilan kafilah dari 14 kecamatan. Kegiatan pada hari nan sama juga meliputi pelantikan Dewan Hakim dan upacara pembukaan MTQ XXXII.
Ketua Panitia Pelaksana MTQ XXXII Sampang, Faisol Ansori, mengatakan seluruh rangkaian aktivitas dirancang untuk mendukung kejuaraan sekaligus menjaring peserta terbaik.
Faisol nan juga menjabat Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang itu menyebut perlombaan bakal berjalan selama dua hari di empat lokasi.
“Untuk perlombaan bakal kita gelar pada 21–22 Oktober di empat titik, serta penutupan 23 Oktober 2026,” ujar Faisol.
Empat letak perlombaan tersebut meliputi Pendopo Bupati Sampang, Pendopo Wakil Bupati Sampang, Aula Kementerian Agama (Kemenag) Sampang, dan SMPN 1 Sampang. Setelah seluruh bagian perlombaan selesai, rangkaian MTQ XXXII dijadwalkan ditutup pada 23 Oktober 2026.
Faisol berambisi penyelenggaraan MTQ XXXII bisa melahirkan qari dan qariah terbaik nan dapat mewakili Kabupaten Sampang pada arena tingkat provinsi hingga nasional. Ia juga berambisi para peserta dapat menjaga nama baik wilayah melalui prestasi dan keahlian membaca Al-Qur’an.
“MTQ XXXII ini diharapkan dapat melahirkan qari-qariah terbaik nan bisa menjaga nama baik Kabupaten Sampang, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ungkapnya.
Melalui MTQ XXXII, Pemerintah Kabupaten Sampang berambisi peningkatan prestasi peserta melangkah beriringan dengan penguatan pembinaan Al-Qur’an di masyarakat.
Dukungan LPTQ, guru, keluarga, dan masyarakat dinilai krusial agar nilai-nilai Al-Qur’an semakin tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. (ali/nda)

58 menit yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·