BGN Uji CCTV AI di 70 Dapur MBG, Pelanggaran SOP Dipantau dari Pusat

1 jam yang lalu 2
CCTV AIIlustrasi dapur MBG nan dipantau melalui CCTV terintegrasi kepintaran buatan untuk mengawasi kepatuhan terhadap SOP pengolahan makanan.

Badan Gizi Nasional (BGN) menguji coba pengintegrasian kamera pengawas alias CCTV dari sekitar 70 dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke pusat pemantauan. Rekaman dari dapur-dapur tersebut bakal dianalisis menggunakan kepintaran buatan alias artificial intelligence (AI) untuk mengawasi kepatuhan terhadap standar operasional prosedur.

Kepala BGN Sudaryono menyampaikan perkembangan uji coba itu usai rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, pada Senin, 19 Oktober 2026.

Uji coba tersebut bukan baru bakal dimulai. BGN setidaknya telah mengonfirmasi adanya program percontohan sejak 25 September 2026, ketika sistem itu tetap diterapkan di belasan dapur pada sejumlah titik. Dalam perkembangan terbaru, cakupan uji coba diperluas menjadi sekitar 70 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Namun, BGN belum mengumumkan tanggal pasti dimulainya uji coba maupun letak 70 dapur nan terhubung ke pusat pemantauan tersebut.

Melalui sistem ini, BGN bakal memantau sejumlah tahapan kerja di dapur MBG, mulai dari persiapan dan penyimpanan bahan pangan, proses pengolahan makanan, penggunaan perlengkapan kebersihan oleh petugas, hingga pencucian ompreng alias wadah makan.

Menurut Sudaryono, pengawasan juga diarahkan untuk menilai ketaatan petugas, kepala dapur, dan mitra yayasan pengelola SPPG terhadap SOP. Jika ditemukan praktik nan tidak sesuai standar, BGN dapat menelusuri titik persoalan dan melakukan pembenahan.

Sekedar diketahui, selama ini, CCTV telah tersedia di setiap dapur SPPG, tetapi penggunaannya tetap terbatas untuk pemantauan internal. Dalam skema baru, BGN berupaya menghubungkan kamera nan sudah ada ke pusat pemantauan dan menambahkan kajian berbasis AI.

BGN menyatakan integrasi dilakukan dengan memanfaatkan perangkat CCTV nan telah terpasang. Karena itu, pengawasan terpusat tersebut diklaim tidak memerlukan pengadaan kamera baru dalam skala besar.

Uji coba ini menjadi bagian dari upaya memperketat pengawasan keamanan pangan dalam program MBG. Meski demikian, sistem pemantauan AI tetap berstatus percontohan dan belum diterapkan di seluruh dapur MBG di Indonesia.

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0