Manajer KDKMP Bangkalan Diboyong ke Luar Daerah, Diskopumdag Mengaku Tak Dilibatkan

20 jam yang lalu 1

BANGKALAN, koranmadura.com – Penempatan tenaga manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, menuai sorotan. Sejumlah manajer asal Bangkalan dialihkelolakan dan ditempatkan bekerja di luar wilayah kabupaten.

Salah seorang manajer KDKMP Bangkalan nan meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa penugasan para manajer telah ditetapkan secara resmi melalui sistem aplikasi Simkopdes dan mulai diberlakukan per 1 Oktober 2026.

“Ada nan ditempatkan di luar Bangkalan, lantaran jumlah manajer lebih banyak dibanding koperasi nan sudah dibangun,” kata manajer KDKMP Bangkalan, Sabtu, 3 Oktober 2026 hari ini.

Ia membeberkan, jumlah SDM manajer asal Bangkalan nan digeser ke luar wilayah mencapai lebih dari 20 orang. Mereka disebar untuk mengelola gerai koperasi di wilayah lintas kabupaten seperti Gresik dan Lamongan.

“Ini sebenarnya kan tidak sesuai dengan kesepakatan awal, tapi lantaran tetap satu provinsi, tetap bisa diusahakan,” terangnya.

Dikonfirmasi mengenai polemik penataan personil tersebut, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Bangkalan, Moh. Rasuli mengaku pihak wilayah sama sekali belum diajak berkoordinasi oleh Kementerian Koperasi maupun Dinas Koperasi Jatim mengenai teknis operasional dan pembinaan KDKMP.

“Kami belum tau apapun, padahal kami memang diarahkan untuk membina, mungkin kelak ada,” tutupnya. (Mahmud/Fine)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0