Mahasiswi UTM Jadi Korban Begal, Polisi Perketat Patroli

6 jam yang lalu 1

BANGKALAN, koranmadura.com – Dua mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura (UTM), UW (19) dan NA (21), diduga menjadi korban teror pemalak di Jalan Raya Pedeng, Kecamatan Socah, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Selasa, 27 Oktober 2026 sekitar pukul 00.11 WIB. Keduanya mengalami kejadian tersebut saat pulang dari outlet Mie Gacoan Bangkalan.

Berdasarkan keterangan UW, dia berbareng temannya berboncengan sepeda motor dan pulang berbareng sejumlah kawan lainnya. Namun, saat melintas di Jalan Raya Pedeng, dia tertinggal cukup jauh dari rombongan.

“Saya tertinggal jauh dari kawan teman nan lain, kebetulan memang beramai ramai,” katanya, Rabu, 28 Oktober 2026.

Saat tertinggal dari rombongan, UW dan NA didekati dua pemuda nan mengendarai sepeda motor tanpa bodi komplit alias trondol dengan knalpot brong. Kedua pemuda tersebut mendekat sembari menggeber sepeda motornya.

Tak lama kemudian, pemuda nan dibonceng mengeluarkan celurit dan mengayunkannya hingga mengenai tangan UW.

“Karena takut, saya banting setir ke kiri dan jatuh, tangan saya kena goresan celurit,” tuturnya.

Akibat kejadian tersebut, UW mengalami trauma dan takut berkendara pada malam hari. Dia juga merasa cemas ketika ada kendaraan nan tiba-tiba mendekat dari belakang.

“Saya takut, tidak mau keluar malam hari,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama mengatakan, kejadian tersebut tetap dalam penelusuran kepolisian. Polres Bangkalan juga mengerahkan personel Samapta untuk meningkatkan patroli di letak kejadian dan sekitar kampus UTM.

“Kami tingkatkan patroli untuk memperketat keamanan di wilayah itu demi kenyamanan masyarakat dan mahasiswa,” singkatnya. (MAHMUD/DIK)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0