Petugas pemadam kebakaran berupaya menjinakkan api di Dusun Larangan Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang. (KLIKMADURA)
SAMPANG || KLIKMADURA – Kobaran api sempat menjalar di lahan gambut Dusun Larangan Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Rabu (19/8/2026) awal hari. Berkat laporan sigap penduduk dan respons petugas, kebakaran sukses dipadamkan sebelum meluas ke area lainnya.
Kebakaran tersebut dilaporkan Irma kepada Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Sampang sekitar pukul 00.07 WIB. Mendapat laporan tersebut, Tim 2 Damkar Sampang langsung bergerak menggunakan dua armada menuju letak kejadian.
Petugas tiba di letak sekitar pukul 00.25 WIB. Setibanya di lokasi, personel mendapati api nan diduga berasal dari pembakaran lahan oleh oknum penduduk telah merembet ke area gambut.
Kondisi tersebut membikin petugas kudu bergerak sigap agar kobaran api tidak menjalar lebih luas. Proses pemadaman kemudian dilakukan hingga api sukses dikendalikan sekitar 30 menit kemudian.
Api dinyatakan padam pada pukul 00.55 WIB. Setelah memastikan kondisi di letak aman, personel dan armada Damkar meninggalkan letak dan tiba kembali di posko sekitar pukul 01.20 WIB.
Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil nan dilaporkan akibat kejadian tersebut.
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Sampang, H. Cocok Hadi Sutrisno, mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
Terlebih, lahan gambut mempunyai potensi api menjalar dengan sigap dan memerlukan penanganan lebih susah andaikan kebakaran sudah meluas.
“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Api diduga berasal dari pembakaran nan dilakukan oknum tidak bertanggung jawab. Padahal lahan gambut sangat rawan dan susah dipadamkan jika sudah membesar,” ujarnya.
Cocok nan berkawan disapa Aba Cocok meminta masyarakat tidak menganggap aktivitas membakar sampah maupun lahan sebagai perkara sepele.
Api nan awalnya mini dapat dengan sigap merembet, terutama ketika mengenai area nan mempunyai material mudah terbakar.
“Jangan membakar sampah alias lahan sembarangan. Selain berbahaya, juga bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Jika memandang ada kebakaran, segera lapor ke Call Center Damkar. Kami siap 24 jam,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi respons sigap personel Damkar dan kepedulian masyarakat nan segera melaporkan kejadian tersebut. Menurutnya, kecepatan info menjadi salah satu aspek krusial dalam mencegah kebakaran berkembang dan meluas.
Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di area lahan gambut nan memerlukan penanganan sigap ketika muncul titik api. (ali/nda)

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·