
KABAR MADURA | Aktivitas ekonomi masyarakat nan selama ini dianggap sebagai urusan pribadi rupanya dapat menjadi bagian dari rekam info sosial ekonomi. Kepemilikan angsuran di bank, angsuran kendaraan, tabungan, hingga adanya personil family nan terdeteksi terlibat gambling online (judol) disebut dapat menjadi parameter dalam pemetaan tingkat kesejahteraan alias penggolongan desil.
Hal tersebut menjadi perhatian lantaran status desil, terutama desil 6 hingga 10, berangkaian dengan pemetaan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Banyak penduduk tetap mempertanyakan gimana seseorang bisa masuk dalam golongan desil tertentu dan info apa saja nan digunakan dalam proses penilaiannya.
Berdasarkan info nan disampaikan Adidaya Institute, beragam aktivitas masyarakat nan terhubung dengan nomor induk kependudukan (NIK) dapat menjadi bagian dari rekam info ekonomi. Data itu kemudian diolah untuk menggambarkan kondisi sosial ekonomi seseorang maupun rumah tangga.
Salah satu parameter nan disebut adalah kepemilikan angsuran alias utang di bank. Aktivitas pembiayaan nan dilakukan menggunakan identitas kependudukan dapat meninggalkan rekam info nan menjadi bagian dari info ekonomi seseorang.
Hal serupa bertindak bagi masyarakat nan mempunyai angsuran kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil. Kepemilikan pembiayaan tersebut menjadi salah satu info nan dapat menggambarkan kondisi ekonomi rumah tangga.
Tidak hanya lembaga finansial konvensional, utang melalui pinjaman online maupun jasa paylater juga disebut sebagai aktivitas nan dapat terekam dalam data. Demikian pula kepemilikan emas nan digadaikan melalui lembaga pegadaian.
Yang tidak kalah menjadi sorotan adalah adanya personil family nan terdeteksi terlibat judol. Informasi tersebut dapat menjadi bagian dari info nan digunakan dalam pemetaan kondisi sosial ekonomi keluarga.
Selain aktivitas keuangan, sejumlah kepemilikan aset juga dapat menjadi indikator. Di antaranya kepemilikan sertifikat tanah, kendaraan lebih dari satu, rumah permanen, serta tabungan dengan nilai di atas Rp15 juta.
Kondisi ketenagakerjaan dan pendapatan family juga menjadi bagian dari indikator. Pendapatan di atas bayaran minimum kabupaten/kota (UMK), adanya personil family nan berstatus ASN, serta kepemilikan BPJS Ketenagakerjaan dapat menjadi bagian dari rekam info sosial ekonomi.
Begitu pula dengan daya listrik rumah nan tergolong tinggi serta pekerjaan suami alias istri nan tercatat sebagai tenaga kerja swasta maupun wirausaha dalam kartu family (KK).
Meski beragam aktivitas itu disebut sebagai indikator, penggolongan desil tidak dapat dipahami secara sederhana bahwa satu aktivitas tertentu secara otomatis membikin seseorang masuk desil 6 hingga 10.
Penentuan desil dilakukan berasas pengolahan beragam info nan menggambarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, kepemilikan angsuran di bank, misalnya, perlu dilihat berbareng dengan parameter ekonomi dan sosial lainnya.
Sistem integrasi info berbasis NIK memungkinkan beragam aktivitas masyarakat tercatat dalam ekosistem info pemerintah. Rekam info itu kemudian dapat digunakan untuk memperbarui dan memetakan kondisi kesejahteraan masyarakat.
Sebab itu, masyarakat perlu memastikan info kependudukan, pekerjaan, kepemilikan aset, serta kondisi sosial ekonominya tercatat sesuai keadaan sebenarnya. Jika terdapat ketidaksesuaian data, pemutakhiran dapat dilakukan melalui sistem resmi nan disediakan pemerintah. (nur)

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·