KM/IST |
BURU PRESTASI: KONI Sumenep mulai memetakan bagian olahraga nan bakal dipersiapkan menghadapi Porprov Jawa Timur 2027.KABAR MADURA | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumenep mulai memperketat strategi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Cabor nan minim kesempatan lencana terancam tidak diberangkatkan.
Langkah itu diambil setelah pertimbangan terhadap hasil Porprov IX Jatim 2025. Saat itu, kontingen Sumenep meraih 31 medali, terdiri dari 6 emas, 10 perak, dan 15 perunggu. Medali tersebut disumbangkan 12 cabor.
Ketua Harian KONI Sumenep Abdul Kadir Ahmadali mengatakan, capaian tersebut menjadi bahan untuk menentukan cabor nan layak diprioritaskan pada Porprov 2027.
“Sekarang mulai kita petakan cabor mana nan berpotensi mendulang lencana di porprov 2027. Datanya dari raihan Porprov 2025 kemarin,” katanya.
KONI tidak mau mengulang pola pengiriman banyak cabor tanpa kalkulasi matang. Menurut Kadir, jumlah cabor bukan ukuran keberhasilan jika tidak dibarengi kesempatan prestasi.
Karena itu, cabor nan mempunyai rekam prestasi dan atlet potensial bakal menjadi perhatian utama. Sebaliknya, cabor nan dinilai minim prospek kudu melalui pertimbangan lebih ketat sebelum diputuskan berangkat. Hingga saat ini, KONI belum menetapkan jumlah cabor nan bakal dikirim ke Porprov Jatim 2027. Pemetaan tetap berjalan.
“Kuncinya, kami bakal mengirim cabor nan berpotensi mendapatkan medali,” tegasnya.
Tidak hanya mengevaluasi cabor lama, KONI Sumenep juga membuka kesempatan membentuk cabor baru. Langkah tersebut bisa dilakukan andaikan terdapat atlet potensial nan dinilai bisa bersaing di porprov, tetapi belum mempunyai wadah cabor.
“Misalnya, ada atlet potensial nan bisa dibawa ke porprov, tetapi cabornya belum terbentuk. Itu nan bakal kami kaji,” ujarnya. (ara/waw)

1 jam yang lalu
3









English (US) ·
Indonesian (ID) ·