KABAR MADURA | Memasuki satu bulan penyelenggaraan Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat, Kodim 0829/Bangkalan menyatakan puluhan program pembangunan bentuk dan aktivitas sosial nan tersebar di beragam wilayah Kabupaten Bangkalan menunjukkan progres nan signifikan. Sejumlah sasaran apalagi telah rampung 100 persen, meski sebagian lainnya tetap berada pada tahap penyelesaian.
Kepala Bidang Penerangan Kodim 0829/Bangkalan, Dwi Susilo, mengatakan, program tersebut mencakup pembangunan prasarana dasar, rehabilitasi akomodasi umum, hingga pelayanan kesehatan masyarakat di sejumlah kecamatan.
Pada sektor fisik, pembangunan tujuh jembatan terus dikebut. Dua di antaranya, ialah di Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal dan Desa Kajjan, Kecamatan Blega, telah mencapai progres 97 persen. Sementara empat letak lainnya tetap berada pada kisaran 68 hingga 85 persen.
Perkembangan juga terlihat pada pembangunan 11 sumur bor. Sumur bor di Pesantren Al Kahfi, Kecamatan Sepulu, telah selesai 100 persen, sedangkan pembangunan di Pesantren Al Muhajirin, Kecamatan Arosbaya, telah mencapai 95 persen. Adapun beberapa letak lainnya tetap berada pada progres 55 hingga 65 persen.
“Saat ini ada beberapa program bentuk nan sedang dalam pengerjaan, diantaranya pembangunan jembatan itu ada 7 lokasi, 11 pembangunan sumur bor, Rehab 6 RTLH, Rehab Tempat Ibadah 5 sasaran, rehab 2 sekolah, dan pembangunan MCK menyasar dua penerima,” ujarnya, Rabu (5/8/2026).
Program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) juga mulai menunjukkan hasil. Dari enam rumah nan menjadi sasaran, satu unit di Kelurahan Pangeranan telah selesai sepenuhnya. Sementara lima rumah lainnya tetap dalam tahap pengerjaan dengan progres antara 25 hingga 78 persen.
Di bagian pendidikan dan keagamaan, rehabilitasi SDN Petaonan 01 serta Musholla Al Hidayah di Kelurahan Skep telah rampung 100 persen. Sedangkan rehabilitasi sejumlah masjid, musala, dan SDN Tlomar 02 tetap terus berlangsung.
Selain pembangunan fisik, beragam program nonfisik juga mulai direalisasikan. Pengobatan cuma-cuma telah melayani 104 penduduk alias mencapai sasaran 100 persen. Program penanaman 500 pohon pun telah selesai seluruhnya.
“Untuk non bentuk progresnya hari ini operasi bibir sumbing sasaran 1 Orang, operasi Mata Katarak 54 sasaran, Donor Darah sasaran 600 Kantong baru terealisasi 77 Kantong dan program non bentuk lainnya tetap melangkah bertahap,” tuturnya.
Meski demikian, sejumlah aktivitas sosial lainnya tetap dalam tahap persiapan. Data Kodim menunjukkan operasi bibir sumbing, khitan massal, support bangku roda, support kaki palsu, hingga penyaluran paket stunting tetap berada pada capaian nol persen. Sementara itu, donor darah baru terealisasi 77 kantong dari sasaran 600 kantong alias sekitar 13 persen.
Menurut Dwi Susilo, seluruh program tersebut tetap melangkah sesuai tahapan nan telah dijadwalkan. Pihaknya optimistis seluruh sasaran dapat diselesaikan tepat waktu.
“Pelaksanaan Bakti TNI AD untuk Rakyat tetap terus berjalan. Sejumlah sasaran sudah selesai, sementara nan lain terus dipercepat agar seluruh sasaran dapat dituntaskan sesuai rencana,” ujarnya.
Dwi Susilo menegaskan seluruh program nan belum mencapai 100 persen dipastikan dapat diselesaikan sesuai sasaran pada akhir Agustus.
“Pengobatan gratis, pemeriksaan mata, dan penanaman pohon sudah selesai, namun program seperti khitan massal, support bangku roda, support kaki palsu, pembersihan lingkungan/sampah, support paket stunting tetap dalam tahapan, pastinya kelak bisa diselesaikan sesuai jadwal,” pungkasnya. (fik/zul)

2 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·