KABAR MADURA | Berawal dari buahpikiran sederhana dan pengalaman bekerja di bagian penjualan, Muarrofah Az-Zahry merintis upaya imajinatif di bagian buket dan bingkisan dengan nama Kembang.id. Usaha nan mulai dikembangkan sejak 2024 ini datang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat bakal bingkisan nan unik, menarik, dan dapat disesuaikan dengan kemauan konsumen.
Sebelum menggunakan nama Kembang.id, upaya tersebut dikenal dengan nama Rafaflower. Nama itu merupakan campuran dari nama panggilan pemiliknya, Rafa, dan kata flower nan berfaedah bunga. Nama itu dipilih lantaran produk nan ditawarkan berangkaian dengan bunga, seperti buket, seserahan, dan beragam jenis bingkisan lainnya.
Seiring berjalannya waktu, Muarrofah memutuskan mengganti nama Rafaflower menjadi Kembang.id lantaran dinilai lebih sesuai dengan identitas upaya nan mau dibangun. Meski berganti nama, karakter upaya nan mengutamakan produk imajinatif dan sesuai permintaan pengguna tetap dipertahankan.
“Awalnya namanya Rafaflower, diambil dari nama saya sendiri, Rafa, dan flower nan berfaedah bunga. Sekarang diubah menjadi Kembang.id lantaran nama sebelumnya dirasa kurang cocok, tetapi karakter usahanya tetap sama,” ujarnya, Selasa (20/10/2026).
Perempuan nan berkawan disapa Rafa itu mengungkapkan, buahpikiran mendirikan upaya tersebut berasal dari saran seorang saudara. Saat tetap bekerja sebagai sales promotion girl (SPG) di sebuah toko, dia terbiasa mencari langkah untuk meningkatkan penjualan dan memenuhi target. Salah satunya dengan mengemas produk menjadi bingkisan alias kado, baik berupa buket maupun bingkisan sederhana.
Pengalaman tersebut kemudian menjadi bekal sekaligus inspirasi bagi Rafa untuk mengembangkan upaya secara mandiri. Ia memilih bagian buket dan bingkisan lantaran menawarkan elastisitas dalam bekerja serta ruang untuk menyalurkan kreativitas. Selain itu, produk nan dibuat dapat disesuaikan dengan permintaan pelanggan.
“Kalau menjalankan upaya ini lebih fleksibel, kerjanya juga lebih santai. Produk nan dibuat bisa disesuaikan dengan permintaan konsumen,” jelasnya.
Meski menawarkan keleluasaan dalam berkreasi, perjalanan Kembang.id tidak lepas dari tantangan. Sejak dirintis pada 2024, upaya tersebut menghadapi permintaan pasar nan condong musiman. Akibatnya, jumlah pesanan dan pemasukan tidak selalu stabil setiap bulan.
Saat permintaan sedang ramai, pendapatan upaya dapat mencapai sekitar Rp500.000 hingga Rp1.000.000 per bulan. Namun, ketika pesanan sepi, pemasukan hanya berkisar Rp15.000 hingga Rp70.000. Bahkan, tidak ada pemasukan sama sekali jika tidak ada pesanan nan masuk.
Rafa mengakui, pendapatan Kembang.id belum bisa dipastikan setiap bulan lantaran sangat berjuntai pada jumlah pesanan pelanggan. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keberlangsungan usaha.
“Untuk untung memang tidak bisa dihitung secara tetap setiap bulan, lantaran upaya ini musiman. Kalau sedang ramai, bisa mendapatkan sekitar Rp500.000 sampai Rp1 juta sebulan. Namun, jika tidak ada pesanan, tentu tidak ada pemasukan,” tuturnya.
Di tengah ketidakpastian permintaan pasar, Kembang.id berupaya mempertahankan daya tarik melalui produk nan elastis dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Pelanggan diberi keleluasaan untuk menentukan konsep bingkisan sesuai keinginan, mulai dari kreasi hingga corak bingkisan nan bakal dibuat.
Dengan pendekatan itu, produk Kembang.id tidak hanya mengutamakan tampilan nan menarik, tetapi juga menghadirkan sentuhan individual bagi penerimanya. Beragam produk nan ditawarkan dapat digunakan untuk beragam keperluan, seperti bingkisan ulang tahun, seremoni khusus, seserahan lamaran, hingga bingkisan bagi orang terdekat.
Kemampuan menyesuaikan produk dengan kemauan pengguna menjadi salah satu upaya Kembang.id membangun identitas di tengah persaingan upaya buket dan hadiah. Melalui produktivitas dan pelayanan nan mengikuti kebutuhan konsumen, upaya ini berupaya menjangkau lebih banyak pelanggan.
Ke depan, Rafa berharap, Kembang.id dapat terus memperkuat dan berkembang dengan menghadirkan beragam produk baru nan lebih inovatif. Ia juga mau usahanya semakin dikenal masyarakat luas sehingga bisa membangun merek nan lebih kuat.
“Harapan saya, semoga upaya ini terus melangkah dan ke depannya bisa melahirkan produk-produk baru, sehingga Kembang.id semakin dikenal oleh masyarakat,” harapnya. (fik/zul)

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·