Keluarga Duga RS BHC Sumenep Ingin Kasus Kematian Deni Dilupakan

1 jam yang lalu 2

Sumenep, (Madura Today) – Keluarga mendiang Moh. Firman Ramadhani menilai Rumah Sakit Baghraf Health Care (RS BHC) Sumenep, Jawa Timur, tidak serius menangani persoalan kematian laki-laki nan berkawan disapa Deni tersebut.

Mereka menilai pihak rumah sakit terkesan menghindari tanggung jawab dan belum memberikan penjelasan nan jelas kepada keluarga.

Anggota family mendiang Deni berinisial Y menduga pihak rumah sakit sengaja membiarkan kasus tersebut tanpa kejelasan hingga mereda dengan sendirinya.

“RS BHC ini terkesan lepas dari tanggung jawab dan mengelak dari tragedi nan menimpa family kami,” kata Y baru-baru ini.

Y juga menduga RS BHC berlindung di kembali argumen investigasi internal untuk menghindari penyampaian kebenaran kepada family dan publik.

Keluarga meminta RS BHC Sumenep memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kasus tersebut, bukan membiarkannya berkepanjangan tanpa kepastian.

“Alasan investigasi internal tidak semestinya menjadi argumen untuk menunda penjelasan kepada keluarga,” ucapnya.

Media ini terus berupaya melakukan konfirmasi dengan pihak RS BHC Sumenep. Upaya itu terus menemui jalan buntu karena pihak manajemen menutup akses komunikasi.

Disclaimer: Media ini tetap membuka ruang kewenangan jawab bagi manajemen RS BHC Sumenep agar seluruh info mengenai peristiwa tersebut dapat disampaikan secara berimbang.

Hayat

Hayat adalah wartawan Lulusan Terbaik Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Jenjang Muda Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) Jakarta Tahun 2026.

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0