KABAR MADURA | Rencana pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berbasis komoditas tembakau di Madura memasuki tahap lanjutan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur bersama pemerintah empat kabupaten di Madura sepakat menyiapkan arsip usulan untuk selanjutnya diajukan kepada pemerintah pusat.
Langkah itu menjadi salah satu hasil Rapat Koordinasi Perencanaan Pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus berbasis komoditas unggulan tembakau di Madura nan digelar Pemprov Jatim di Surabaya.
Tokoh nasional asal Madura, Achsanul Qosasi, menyambut positif perkembangan tersebut. Menurutnya, rapat koordinasi itu tidak berakhir pada pembahasan, tetapi telah menghasilkan kesepahaman untuk mendorong rencana tersebut secara bersama-sama.
“Yang paling melegakan bukan sekadar rapatnya, melainkan hasilnya. Terbentuk kesepahaman dan kesepakatan untuk bersinergi menyiapkan arsip usulan, agar segera diajukan ke pemerintah pusat,” ujar laki-laki nan berkawan disapa Prof. AQ itu, Senin (10/8/2026).
Dia menilai, rencana pembentukan KEK tembakau Madura merupakan kehendak berbareng masyarakat Madura. Aspirasi tersebut juga mendapat support dari empat kepala wilayah serta DPRD di masing-masing kabupaten di Madura.
Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair) itu mengapresiasi langkah Pemprov Jatim dan pemerintah empat kabupaten di Madura nan mulai mendorong rencana tersebut ke tahap nan lebih konkret.
Menurutnya, sinergi antarpemerintah wilayah menjadi bagian krusial dalam memastikan usulan KEK tembakau Madura dapat segera disiapkan dan disampaikan kepada pemerintah pusat.
Prof. AQ menegaskan, dirinya bakal terus mengawal proses tersebut hingga rencana pembentukan KEK Madura betul-betul terealisasi.
“Terima kasih kepada Pemprov Jawa Timur dan pemerintah empat kabupaten di Madura atas langkah ini. InsyaAllah kami terus mengawal sampai betul-betul terwujud,” tutupnya. (nur/zul)

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·