Sumenep, (Madura Today) – Pemerintah Desa Alas Malang, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, terus mendorong pengembangan pertanian modern sebagai upaya memperkuat kemandirian pangan masyarakat di wilayah kepulauan.
Upaya tersebut dipelopori Kepala Desa Alas Malang, Samiuddin, melalui kerjasama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ibrahimy (UNIB) Situbondo.
Kolaborasi itu dilakukan dengan memanfaatkan akomodasi green house nan berada di desa setempat sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan pertanian modern.
Dalam aktivitas tersebut, Samiuddin secara langsung memberikan pembelajaran praktik kepada mahasiswa. Mulai dari pembuatan media tanam, penyemaian bibit, teknik penanaman, perawatan tanaman, hingga pengendalian hama.
Pengetahuan dan pengalaman nan diperoleh mahasiswa diharapkan tidak berakhir di lingkungan green house, tetapi dapat ditularkan kepada masyarakat dan para petani di Desa Alas Malang.
“Kami mengembangkan pertanian ini berbareng golongan tani, BUMDes, dan kader PKK. Pertanian modern ini diharapkan bisa membantu masyarakat melakukan budidaya tanaman dengan lebih mudah, efektif, dan produktif,” kata Samiuddin, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, pengembangan sektor pertanian menjadi langkah krusial lantaran sebagian kebutuhan sayuran dan tanaman hortikultura masyarakat tetap berjuntai pada pasokan dari daratan Sumenep dan wilayah sekitarnya.
“Melalui pengembangan green house, Pemerintah Desa Alas Malang mulai membudidayakan sejumlah komoditas hortikultura, seperti cabai, tomat, dan melon,” bebernya.
Samiuddin menilai, kehadiran mahasiswa KKN turut memberikan daya baru dalam membangun semangat masyarakat untuk mulai mengembangkan sektor pertanian secara lebih modern.
“Kami berambisi kesadaran masyarakat semakin tumbuh untuk merespons dan menerapkan pertanian modern. Target kami ke depan, Desa Alas Malang bisa menjadi salah satu wilayah nan bisa mewujudkan swasembada pangan,” ujarnya.
Pengembangan green house tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan Masyarakat (PPM) SKK Migas–Kangean Energy Indonesia (KEI).
“Program ini terus dikembangkan sebagai corak support terhadap pemberdayaan masyarakat sekaligus penguatan sektor pertanian di wilayah kepulauan,” pungkasnya.
Hayat
Hayat adalah wartawan maduratoday.com nan melakukan tugas jurnalistik di Kabupaten Sumenep.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·