JASTRA Geruduk Kejari Sumenep, Desak Dugaan Korupsi Rumah Produksi dan Logistik KPU Dibongkar
LIMADETIK.COM, SUMENEP – Dugaan penyimpangan dalam program Rumah Produksi Wirausaha Muda dan pengadaan logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep kembali menjadi sorotan. Jaringan Strategi Pemuda (JASTRA) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep mengusut tuntas dua persoalan tersebut hingga terang benderang.
Desakan itu disampaikan melalui tindakan demonstrasi di depan Kantor Kejari Sumenep, Jumat (30/10/2026), bertepatan dengan momentum Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep.
Dalam aksinya, massa membawa tuntutan berjudul “Kawal Supremasi Hukum, Usut Tuntas Rumah Produksi dan Pengadaan Logistik KPU!”. Mereka meminta abdi negara penegak norma tidak berakhir pada pemeriksaan administratif, tetapi menelusuri seluruh proses pengadaan dan penggunaan anggaran negara.
JASTRA menilai, program Rumah Produksi Wirausaha Muda dan pengadaan logistik KPU perlu mendapat perhatian serius lantaran menyangkut penggunaan duit rakyat. Setiap tahapan, mulai dari perencanaan, penunjukan penyedia, kontrak, proses produksi, pengedaran hingga pembayaran, kudu diperiksa secara menyeluruh.
Koordinator tindakan JASTRA, Hasyim, menegaskan bahwa penegakan norma kudu melangkah transparan dan tidak tebang pilih, terutama andaikan ditemukan indikasi pelanggaran nan berpotensi merugikan finansial negara.
“Uang negara tidak boleh menjadi ladang kepentingan segelintir pihak. Hukum tidak boleh tumpul ke atas dan tajam ke bawah,” kata Hasyim dalam aksinya.
Ada lima tuntutan utama nan disuarakan JASTRA. Pertama, meminta Kejari mengusut proses perencanaan hingga realisasi pembayaran proyek Rumah Produksi dan pengadaan logistik KPU. Kedua, membuka transparansi nilai kontrak, spesifikasi, kelaziman harga, kualitas peralatan serta kesesuaian pekerjaan dengan hasil nan diterima.
Ketiga, memproses seluruh pihak nan terbukti bertanggung jawab tanpa memandang jabatan. Keempat, memulihkan kerugian negara andaikan ditemukan melalui sistem hukum. Kelima, meminta Kejaksaan menyampaikan perkembangan penanganan perkara secara terukur kepada publik.
Menanggapi tuntutan tersebut, pihak Kejari Sumenep melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Endro Rizki Erlazuardi dan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Muhammad Edriyadi Djufry menemui massa aksi.
Dalam kesempatan itu, pihak Kejari menyampaikan komitmen untuk menyelidiki ulang dugaan tindak pidana korupsi dalam program Rumah Produksi Wirausaha Muda.
“Kami bakal menyelidiki ulang mengenai dugaan tindak pidana korupsi rumah produksi wirausaha muda,” demikian pernyataan pihak Kejari saat menerima aspirasi demonstran.
Sementara mengenai dugaan korupsi pengadaan logistik KPU, Kejari Sumenep menyatakan bakal menyurati Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan segera menyampaikan perkembangan penanganannya kepada media, termasuk berkenaan dengan penetapan tersangka.
“Kejaksaan Negeri Sumenep bakal mengirim surat ke Kejati dan mengekspos ke media tindak pidana korupsi logistik KPU secepatnya. Berkenaan dengan penetapan tersangka,” kata Kasi Intel di hadapan para massa tindakan Jastra.
Pernyataan tersebut menjadi perhatian publik, terutama mengenai sejauh mana penanganan dugaan penyimpangan pengadaan logistik KPU telah melangkah dan gimana perkembangan proses norma nan bakal disampaikan Kejari.
Bagi JASTRA, persoalan ini tidak boleh berakhir sebagai polemik alias sekadar menjadi konsumsi pemberitaan. Aparat penegak norma dituntut membuktikan keseriusannya melalui langkah konkret, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.
Aksi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa momentum Hari Jadi Kabupaten Sumenep semestinya tidak hanya dirayakan dengan seremoni, tetapi juga menjadi kesempatan memperkuat komitmen terhadap pemerintahan nan bersih dan bebas dari praktik korupsi.
JASTRA menegaskan, duit rakyat kudu dipertanggungjawabkan. Jika ditemukan unsur tindak pidana, siapa pun nan terlibat kudu diproses sesuai hukum.
Aksi demo JaASTRA kali ini sejumlah orator bergantian menyampaikan tuntutan di depan Kantor Kejari Sumenep, selain Hasyim, ada Hilal, Fawaid, Hawadis, Taufiq, Jemmy, Rozin.
Penulis : You
Editor : Fat
Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·