Influenza A Merebak, Pemkab Sumenep Klaim Siapkan Langkah Antisipasi Sejak Dini
PortalMadura.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, bergerak sigap menghadapi penyebaran virus influenza A nan sekarang mulai merebak. Pemkab mengeklaim telah menyiapkan beragam langkah antisipasi sejak satu separuh bulan lalu, khususnya untuk melindungi golongan rentan seperti anak-anak.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan bahwa pihaknya telah mengantisipasi potensi penyebaran virus tersebut jauh sebelum menjadi perhatian luas di tengah masyarakat. Informasi mengenai karakter penularan influenza A sudah diterima dan dikoordinasikan dengan lembaga kesehatan mengenai sejak awal.
“Dari awal kami sudah mempersiapkan. Dari awal kami sudah mendengar, satu separuh bulan nan lampau bahwa ada virus namanya influenza A,” ujar Fauzi saat ditemui di Sumenep, Kamis (1/10/2026).
Perkuat Koordinasi Fasilitas Kesehatan
Sebagai langkah konkret, Pemkab Sumenep melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) langsung memperkuat koordinasi dengan seluruh akomodasi pelayanan kesehatan. Instruksi kesiapsiagaan ini tidak hanya diberikan kepada RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, tetapi juga disebar ke seluruh rumah sakit swasta dan jaringan puskesmas di wilayah setempat.
Fauzi menekankan bahwa kecepatan penularan influenza A menjadi aspek utama nan kudu diwaspadai. Berdasarkan pantauan di lapangan, anak-anak mini menjadi golongan nan paling banyak terinfeksi oleh virus ini.
“Virus Influenza A ini perpindahannya cepat. Nah, salah satu hari ini memang nan terjadi banyak anak-anak mini nan kena influenza A. Ini nan memang dari awal sudah kita sampaikan,” tambahnya.
Imbauan Jaga Kebersihan dan Batasi Interaksi
Selain kesiapan akomodasi medis, Pemkab Sumenep mengimbau para orang tua dan family untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungan rumah. Salah satu langkah pencegahan efektif adalah membatasi hubungan andaikan ada personil keluarga, terutama anak-anak, nan menunjukkan indikasi sakit.
Masyarakat juga diingatkan untuk kembali menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) layaknya kebiasaan nan dilakukan saat masa pandemi. Pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak turut menjadi perhatian utama nan disosialisasikan melalui kerja sama dengan pihak sekolah.
“Untuk mengantisipasi awal, seperti waktu Covid-19 ya, nan pertama memang semuanya kudu bersih. Antisipasi jika terkena, memang sudah kita siapkan semuanya, dari puskesmas dan RSUD, alhamdulillah sampai saat ini bisa teratasi semua,” pungkasnya.
Sumber: Diolah dari laporan resmi Kompas.com dan disajikan kembali secara objektif oleh portalmadura.com.

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·