Final FIFA ASEAN Cup 2026: Herdman Tegaskan Indonesia Tak Perlu Main Indah Lawan Thailand

41 menit yang lalu 1
 Herdman Tegaskan Indonesia Tak Perlu Main Indah Lawan Thailand

PortalMadura.com– Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, mengeluarkan petunjuk tegas kepada anak asuhnya menjelang pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand. Juru strategi asal Inggris tersebut menekankan bahwa skuad Garuda tidak perlu menampilkan permainan sepak bola nan indah, asalkan bisa mengamankan kemenangan.

Duel puncak nan mempertemukan dua raksasa Asia Tenggara ini dijadwalkan berjalan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026, pukul 20.00 WIB. Bagi Herdman, hasil akhir adalah prioritas utama untuk mewujudkan ambisi Indonesia menjadi juara.

Fokus pada Efektivitas, Bukan Estetika

Dalam sesi konvensi pers menjelang pertandingan, Herdman secara terbuka meminta para pemainnya untuk tidak terjebak dalam kemauan memuaskan penonton dengan permainan cantik. Menurutnya, di partai final, efektivitas dan keahlian memanfaatkan kesempatan sekecil apa pun jauh lebih krusial dibandingkan estetika permainan.

“Ini adalah final. Kita tidak perlu bermain dengan indah. nan terpenting adalah tahu gimana memanfaatkan kesempatan dan memenangkan pertandingan,” ujar pembimbing berumur 51 tahun tersebut di Jakarta, Minggu (4/10/2026).

Pendekatan pragmatis ini dinilai tepat mengingat musuh nan dihadapi adalah Thailand, tim nan dikenal mempunyai kematangan strategi dan pengalaman panjang di level regional. Indonesia dipastikan bakal menghadapi ujian berat dengan tekanan tinggi sepanjang 90 menit.

Waspadai Fleksibilitas Gajah Perang

Lebih lanjut, Herdman menyadari bahwa Thailand bukanlah musuh nan satu dimensi. Ia telah mengingatkan skuad Garuda untuk siap menghadapi beragam skenario strategi nan mungkin diterapkan oleh tim lawan, mulai dari penguasaan bola nan sabar hingga serangan kembali sigap nan mematikan.

“Thailand bisa bermain sabar, langsung (direct), alias mengontrol bola untuk menguras stamina kita. Karena itu, seluruh tim kudu tahu gimana beradaptasi dengan apa nan terjadi di lapangan,” tegasnya.

Herdman menuntut konsentrasi penuh dan keahlian pengambilan keputusan nan sigap dari para pemainnya untuk merespons perubahan situasi di dalam lapangan.

Momentum Putus Rekor Buruk

Final FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi momentum bagi Indonesia untuk mengakhiri catatan minor saat berjumpa Thailand. Berdasarkan info pertemuan, skuad Garuda belum pernah menang dalam tujuh duel terakhir melawan Gajah Perang di beragam ajang, dengan rincian tiga hasil seri dan empat kekalahan.

Kemenangan terakhir Indonesia atas Thailand terjadi pada final Piala AFF 2016, namun saat itu Indonesia tetap kandas juara lantaran kalah agregat. Dengan support penuh puluhan ribu suporter nan memadati GBK, Timnas Indonesia mempunyai modal kuat—baik dari segi daya pemain muda maupun kekompakan tim—untuk mencetak sejarah baru malam ini.

“Yang paling krusial adalah bisa memperkuat dengan disiplin, memanfaatkan peluang, dan meraih kemenangan,” pungkas Herdman.

Navigasi pos

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0