SUMENEP, koranmadura.com – Fathimah International Elementary School (FIES) Sumenep, Jawa Timur, ditetapkan sebagai sekolah percontohan dalam program Piloting School Religious tingkat sekolah dasar tahun 2026 oleh Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep.
Penetapan tersebut ditandai dengan pemberian Sertifikat Penghargaan Nomor 146/Kk.13.23.04/09/2026 kepada FIES Sumenep sebagai corak apresiasi atas komitmen sekolah dalam mengembangkan pendidikan nan mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sekolah.
Principal FIES Sumenep, Rate Seftinindias Dwi Kumala, M.Pd., mengatakan penghargaan tersebut menjadi amanah sekaligus motivasi bagi seluruh penduduk sekolah untuk terus mengembangkan program pendidikan keagamaan dan budaya religius.
“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kepercayaan nan diberikan oleh Seksi Pendidikan Agama Islam Kemenag Kabupaten Sumenep kepada FIES Sumenep sebagai sekolah percontohan Piloting School Religious tahun 2026. Bagi kami, penghargaan ini bukan sekadar pencapaian, tetapi juga sebuah amanah untuk terus menjaga dan mengembangkan budaya religius di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Menurut dia, pendidikan kepercayaan tidak cukup hanya diberikan dalam corak materi pembelajaran di ruang kelas, tapi perlu diwujudkan melalui pengalaman dan pembiasaan nan dekat dengan kehidupan peserta didik.
“Kami mau pendidikan kepercayaan tidak berakhir pada aspek pengetahuan saja. Anak-anak perlu mendapatkan pengalaman untuk mempraktikkan nilai-nilai kebaikan, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, serta adab dalam keseharian. Karena itu, seluruh penduduk sekolah mempunyai peran dalam menciptakan lingkungan pendidikan nan religius dan positif,” katanya.
Program Piloting School Religious merupakan upaya untuk mendorong satuan pendidikan membangun budaya sekolah nan mendukung pembentukan karakter religius peserta didik. Program tersebut juga diarahkan agar praktik pendidikan keagamaan dapat diterapkan secara berkepanjangan di lingkungan sekolah.
Sefti mengatakan penyelenggaraan program di FIES Sumenep dilakukan tidak hanya melalui pembelajaran agama, tapi juga melalui beragam aktivitas dan pembiasaan peserta didik di lingkungan sekolah.
Ia menilai kerjasama antara sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, dan orang tua menjadi bagian krusial dalam membangun lingkungan pendidikan nan mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh.
“Sinergi antara sekolah dan orang tua sangat krusial lantaran pembentukan karakter anak tidak hanya berjalan di sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ke depan, FIES Sumenep bakal melakukan pengembangan dan pertimbangan terhadap beragam program pendidikan karakter dan keagamaan nan telah berjalan.
Status sebagai sekolah percontohan diharapkan dapat menjadi momentum bagi FIES Sumenep untuk mengembangkan praktik pendidikan nan memadukan pembelajaran, pembentukan karakter, dan penguatan nilai-nilai religius.
“Kami bakal terus berupaya membentuk peserta didik nan tidak hanya mempunyai keahlian akademik, tetapi juga mempunyai karakter, akhlak, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya. FATHOL ALIF

1 hari yang lalu
5








English (US) ·
Indonesian (ID) ·