Dugaan Intervensi MBG di Kamal Disorot, Camat: Sekolah Bebas Pilih Mitra

1 jam yang lalu 1

BANGKALAN, koranmadura.com – Polemik penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kamal mencuat. Poros Pemuda Bangkalan (PPB) menyoroti dugaan adanya intervensi dalam penentuan mitra dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Koordinator PPB, Ahmad Romli, menilai penyelenggaraan program MBG kudu berjalan secara transparan dan bebas dari intervensi pihak nan tidak mempunyai kewenangan. Menurutnya, seluruh proses penyelenggaraan program kudu merujuk pada patokan nan berlaku.

“Kami meminta Camat tidak mengintervensi tata kelola SPPG. Program MBG kudu melangkah transparan, profesional, dan sesuai kewenangan,” tegas Romli, Selasa, 28 Juli 2026.

Selain itu, PPB meminta Camat Kamal memberikan penjelasan mengenai dugaan keterlibatan pihak kecamatan dalam penentuan mitra dapur. Organisasi tersebut juga menegaskan agar sekolah tetap diberi kebebasan menentukan mitra dapur sesuai prosedur nan berlaku.

Menanggapi perihal itu, Camat Kamal Ainul Yaqin membantah telah mengarahkan sekolah untuk memilih dapur tertentu. Ia menegaskan, keputusan mengenai pemilihan mitra dapur sepenuhnya menjadi kewenangan pihak sekolah.

“Saya tidak pernah mengintervensi sekolah. Jika dapur dinilai tidak layak, sekolah berkuasa memilih mitra lain sesuai juknis,” ujar Ainul Yaqin.

Ia menjelaskan, tugas Satuan Tugas (Satgas) MBG di tingkat kecamatan hanya sebatas melakukan pengawasan serta melaporkan beragam persoalan kepada pemerintah kabupaten. Permintaan info kepada sekolah, lanjutnya, semata-mata dilakukan untuk keperluan pelaporan.

“Saya hanya menjalankan tugas sesuai kewenangan. Meminta info untuk laporan bukan berfaedah mengintervensi sekolah,” pungkasnya. (MAHMUD/DIK)

Selengkapnya