Disesaki Jemaah Tiap Senin Malam, Majelis Shalawat Tangga Seribu Jadi Oase Spiritual Masyarakat Pamekasan

9 jam yang lalu 4

Antusiasme dan animo masyarakat Kabupaten Pamekasan, Madura, untuk menghadiri aktivitas keagamaan terus menunjukkan peningkatan signifikan.

Hal itu terlihat dari padatnya penduduk nan memadati aktivitas Majelis Shalawat Tangga Seribu nan rutin digelar setiap Senin malam.

Kediaman pendiri sekaligus Ketua Majelis Shalawat Tangga Seribu, Andi Ali Syahbana, selalu disesaki oleh masyarakat dari beragam kalangan setiap minggunya.

Meski dibanjiri jemaah nan hadir, Andi Ali Syahbana—yang juga merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi di lingkungan Pemkab Pamekasan—selalu setia dan tulus menjamu setiap penduduk nan datang.

Andi Ali Syahbana menegaskan bahwa keikutsertaan jemaah dalam majelis ini didasari oleh ketulusan dan niat murni untuk beragama serta berkirim angan kepada para leluhur.

Madura FM

“Majelis Shalawat Tangga Seribu ini menjadi wadah untuk menyempatkan diri bagi kita untuk menghaulkan para pendahulu. Ini bukan mengenai dengan keadaan, makanan, dan sebagainya, tapi murni sebagai ikhtiar untuk mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW—syafaat untuk kita dan para pendahulu kita nan sudah wafat,” tegas Andi Ali Syahbana, Senin malam (25/7/2026).

Selain menjadi sarana penyiraman rohani dan perburuan syafaat, Majelis Shalawat Tangga Seribu nan berjalan secara konsisten tiap minggu ini juga aktif bergerak dalam beragam aktivitas keagamaan dan sosial kemasyarakatan di wilayah Pamekasan.

Kehadiran majelis ini beserta kepedulian tulus dari sang tuan rumah sekarang tak hanya mempererat tali silaturahmi antarwarga, tetapi juga menjadi simpul kebersamaan dan kepedulian sosial nan kuat di bumi Gerbang Salam. (*)

Selengkapnya